Virus Corona Kini Disembah Masyarakat India, Dijadikan Dewi Baru

by -2,290 views

Virus corona (Covid-19) menjadi sembahan baru di beberapa bagian India.

Virus yang pertama kali muncul di China itu kini dianggap dewi oleh masyarakat Negeri Anak Benua dan diberi nama “Corona Mai”.

Kantor Berita India, IANS melaporkan, perempuan di beberapa desa di Negara Bagian Uttar Pradesh telah mulai menyembah Corona Mai, Senin (8/6/2020).

Para perempuan itu menggali lubang di sebuah ladang dan mengisinya dengan air.

Mereka juga meninggalkan sembilan butir cengkeh dan sembilan laddo (permen khas India) di lokasi itu sebagai persembahan kepada dewi baru itu.

Desa-desa yang melakukan ritual semacam itu termasuk Tumkuhiraj, Kasia, Hata, Captanganj, dan Khadda Tehsil di Distrik Kushinagar.

Sejak ritual itu muncul pertama kali, telah banyak perempuan lain yang ikut bergabung dan mulai berdoa kepada berhala yang mereka namai Corona Mai itu untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Saluran berita India, CNN-News18, mencatat bahwa sejumlah besar perempuan di daerah lain juga berkumpul Jumat (5/6/2020) lalu untuk menyembah virus corona.

Para perempuan itu juga meninggalkan persembahan dan menyanyikan lagu untuk menenangkan sang dewi.

“Kami telah berlindung di bawah dewi virus corona. Dia akan menjadi tenang dengan penyembahan (kami),” ujar Naina Devi, salah seorang penyembah virus corona, kepada News18.

“Para dokter gagal merawat pasien dan para ilmuwan juga gagal mengembangkan vaksin untuk menyembuhkan virus corona. Kami telah menyembah dewi virus corona, sehingga anggota keluarga kami akan tetap aman darinya,” kata perempuan itu yakin.

Namun, tidak semua senang dengan ritual penyembahan kepada dewi baru itu.

“Pihak berwenang harus menghentikan kegiatan yang mempromosikan takhayul semacam ini. Semua orang tahu bahwa tidak ada obat untuk corona dan kegiatan semacam ini harus dihentikan,” ujar seorang guru sekolah di Kasia, Radhey Lal, kepada IANS.

Di seluruh India sampai saat ini telah tercatat 275.413 kasus infeksi Covid-19 yang terkonfirmasi. Dari jumlah itu, 7.719 di antaranya berakhir dengan kematian.

Sementara, hampir 135.000 kasus infeksi corona di India telah disembuhkan sejauh ini, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins di AS.

Sumber: inews.id

loading...
loading...