Viral Video Anak SD dan Ibunya Menangis Karena Bully, Tetangga Ungkap Penyebabnya. Ini Kejadian Sebenarnya

by

Kronologi sebenarnya video viral anak SD dan ibunya menangis karena bully terbongkar.

Ibu dan anak itu viral setelah video-nya beredar di media sosial dan mereka disebut-sebut jadi olok-olok teman sebaya.

Namun, menurut keterangan tetangga, ada fakta lain yang sebenarnya terjadi di balik tudingan video tersebut.

Melansir dari instagram @ndorobeii pada Minggu (8/12) yang mengunggah video viral tersebut, terlihat seorang anak kecil mengusap air mata dengan jilbabnya.

Terlihat pula ada seorang perempuan duduk tak jauh dari anak berjilbab putih tadi.

Perempuan ini terlihat menutupi wajahnya dengan jilbab yang dikenakannya.

Video ini diunggah oleh sebuah akun instagram @ndorobeii pada Minggu (8/12/2019).

Akun ini juga memberikan keterangan kalau anak SD dan juga perempuan dalam video tersebut yang diduga merupakan orangtuanya sedang di-bully.

Keduanya di-bully hingga menangis lantaran masalah ekonomi.

Tak cuma bullying, anak ini juga dikabarkan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya.

Menyedihkan!
Anak sekolah jadi bahan bullyan sampai tas nya pun dilempar
.
Sampai-sampai ibunya ikut jadi bahan bullyan dan sampai menangis ????
.
Mereka ini orang kurang mampu yang seharusnya di bantu,’ tulis akun tersebut.

Tak butuh waktu lama postingan ini pun menjadi viral.

Berikut cuplikan videonya-nya:

Kronologi Sebenarnya

1. Akun Facebook Uun Unaini Menelusuri Kebenaran Video

Sebuah akun Facebook yang bernama Uun Unaini pun mengunggah kembali postingan tersebut.

Dilansir Tribunnews, Uun Unaini pun berhasil dihubungi melalui sambungan telepon untuk mengetahui kebenaran postingan tersebut pada Senin (9/12/2019).

Sebelumnya ia sendiri mengaku penasaran dengan postingan yang sempat viral ini.

“Sebenaranya saya kan penasaran dengan berita viral itu,” ujarnya.

2. Uun Unaini Masih Tetangga Dekat
Uun pun mengungkapkan kalau lokasi diambilnya video tersebut tak jauh dari rumah tinggalnya.

Uun sendiri tinggal di Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

“Kebetulan tetangga kampung saya,” tegas Uun.

3. Mendatangi Rumah Anak SD dan Ibu di Video Viral
Uun pun akhirnya memilih mendatangi langsung lokasi tersebut dan berusaha mencari kedua orang yang ada dalam video viral tersebut.

Sayangnya, saat sudah berada di tempat tersebut ia tidak berhasil menemukan mereka.

“Kebetulan pas di situ anaknya nggak ada sama ibunya juga, baru bantuin bapaknya buat batu bata,” ungkap Uun.

4. Mencari Informasi dari Tetangga
Sambil menunggu kedua orang ini kembali, Uun pun memutuskan untuk mencari informasi dari tetangga di sekitar.

“Akhirnya saya ngobrol dulu sama tetangga kan,” kata Uun.

Dari informasi yang didapatkan Uun ini, kemudian diketahui kalau soal bullying yang viral di medsos ini tak benar.

5. Anak SD Menangis, Ibu Mengalami Gangguan Mental
Menurut informasi yang didapatkan, gadis cilik yang ada dalam video tersebut menangis usai bermain dengan teman sekolahnya.

“Ya tahu lah kalau anak kecil kan suka becanda-becanda gitu,” kata Uun.

Masih dari keterangan tetangga, rupanya ibu dari anak ini memiliki gangguan di kesehatan mentalnya.

“Misalkan anaknya nangis dan panik, dia ikutan panik dan nangis,” ujar perempuan yang tergabung dalam Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) Kecamatan Sobang ini.

6. Selalau Mendampingi Anaknya
Dikabarkan pula kalau sang ibu ini selalu berada di dekat anaknya selalu.

“Terus kemana-kemana, selalu dikawal. Ke sekolah, waktu main selalu ditungguin katanya tetangganya sih begitu,” ungkap perempuan berusia 34 tahun ini.

7. Pendapat Uun Setelah Bertemu Anak SD dan Ibunya
Setelah menunggu, Uun pun akhirnya bisa menemui sang ibu dan anak yang diketahui masih kelas 1 SD ini.

Mulanya anak ini sempat merasa takut saat bertemu dengan Uun. Menanggapi video yang viral ini, Uun menganggap hal itu terlalu dilebih-lebihkan.

Uun mengungkapkan kalau keluarga tersabut baik-baik saja layaknya keluarga pada umumnya.

“Normal-normal saja sih sebetulnya,” tegas Uun.

8. Pesan Untuk Netizen
Uun pun sempat berpesan kepada siapa saja yang mendapatkan kabar seperti ini bisa dicek terlebih dahulu kebenarannya.

Tak cuma itu, ia juga menyarankan untuk tak langsung percaya dan menyebarkannya di media sosial.

“Jangan langsung komentar atau gimana, cerdas dalam menerima informasi,” tutupnya.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...