Viral Mahasiswi UNJ Meninggal Dunia Karena Gas Air Mata, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

by -969 views

Sedang viral berita berpulangnya mahasiswi UNJ yang disebut-sebut karena terkena gas air mata.

Sebuah akun Sinox Dhiny menuliskan kabar duka di sebuah grup Facebook suara SOCIAL media.

Akun tersebut mengunggah sebuah lembaran pengumuman berpulangnya seorang mahasiswi UNJ yang bernama Tazkiya Kharunissa.

Dalam unggahan tersebut tampak foto Tazkiya Khairunissa beserta dengan informasi lengkap tentangnya.

Diketahui Tazkiya Kharunissa merupakan mahasiswi UNJ yang sedang menempuh pendidikan D3 TKGB angkakatan 2019.

Tak hanya itu surat lelalu tersebut juga menyertakan alamat lengkap dari mendiang Tazkiya Kharunissa.

Selain mengunggah surat lelalu, pemilik akun juga menuliskan caption yang menginfokan penyebab kematian Tazkiya Kharunissa.

“Wafat karena gas air mata,” tulis pemilik akun @Sinox Dhiny.

Diketahui aksi demo besar-besaran yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa beberapa waktu lalu memang sempat menghebohkan.

Bahkan ada pula mahasiswa yang meninggal dunia akibat menjadi korban aksi demo RKUHP.

Tak berselang lama setelah berita berpulang, Tazkiya Kharunissa menjadi viral, seorang teman kuliahnya memberikan klarifikasi.

Lewat akun Twitter, Adelia teman satu kampus Tazkiya Kharunissa mengungkap fakta sebenarnya.

Adelia, salah satu teman kuliah dari Tazkiya Kharunissa menyebut bahwa temannya tersebut meninggal dunia bukan karena gas air mata.

“Help RT pls Aku mau benerin berita ini, Tazkiya itu teman 1 prodiku.

Dia meninggal karena sakit jantung, bukan karena gas air mata.

Aku minta tolong bantuannya ya supaya berita hoax ini engga nyebar lebih banyak lagi dan engga menimbulkan hal yg buruk,” demikian tulis Adelia.

Hingga berita ini dibuat, Senin (30/9/2019), postingan Adelia sudah dibagikan ulang lebih dari 20 ribu kali dan disukai sebanyak 11 ribu pengguna.

Tak hanya itu saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/9/2019), Adelia memberikan konfirmasi terkait kebenaran postingannya tersebut.

“Maaf sebelumnya saya dalam penulisan nama teman saya, namanya yang benar Tazkiya Khairunisa.

Iya berita hoak yang beredar bahwa teman saya meninggal karena gas air mata itu salah.

Teman saya meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya,” kata dia.

Secara terpisah, Kompas.com kembali mencoba melakukan klarifikasi mengenai berita meninggalnya mahasiswa UNJ akibat gas air mata tersebut ke pihak kampus.

Kepala Kantor Humas dan Informasi Publik UNJ, Khrisnamurti mengatakan berita yang tersebar adalah hoak.

“Almarhumah Tazkiya Khairunisa meninggal karena sakit yang dideritanya (jantung).

Namanya Tazkiya Khairunisa (sesuai KTP),” kata dia.

Adapun saat demonstrasi terjadi Tazkia diketahui tidak ikut melakukan aksi.

“Ananda di Rumah Sakit, beliau tidak ikut aksi,” ujarnya.

Senada dengan Adelia, pihaknya juga menyampaikan bahwa Tazkiya meninggal karena sakit jantung.

Kronologinya, Tazkiya masuk UGD di RSUD Bekasi pada 22 September 2019.

Yang bersangkutan, imbuhnya sempat pulang.

“Tapi pas Senin datang lagi ke sana, pas tanggal 24 September ananda mengalami sesak nafas dan meninggal dunia pukul 11.00 malam,” jelasnya.

Sementara itu, pihak BEM UNJ jga melakukan klarifikasi terkait meninggalnya Tazkiya.

Klarifikasi tersebut diunggah melalui Instastory-nya.

“Klarifikasi Untuk saudara kami Ananda Tazkia(Prodi D3 TKGB UNJ angkatan 2019).

Beliau meningal bukan disebabkan karna mengikuti Aksi 24 September 2019 di DPR.

Tetapi meninggal karena sakit yang sudah lama dideritanya.

(Dapat dilihat di posingan terait: IG BEM UNJ) Mohon doa yang terbaik dari kawan-kawan semua agar Almarhumah diterima Allah SWT.”

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...