Viral, Guru di Kuningan Mandikan Bocah Kurang Mampu hingga Bantu Sekolah

by

Seorang guru SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, membagikan kisah haru tentang salah satu muridnya ke Instagram.

Melalui unggahan pada Selasa (23/7/2019), Rohayatun, nama guru itu, menceritakan soal Jodi, murid kelas 1 SD di tempatnya mengajar.

Rohayatun sudah mengenal Jodi sejak sebelum masuk sekolah. Menurut keterangannya, Jodi kerap bermain ke sekolah dengan pakaian kumal dan tanpa alas kaki.

Wanita 24 tahun itu pun, bersama dengan kepala sekolah dan guru yang lain, tergerak hatinya untuk membantu Jodi bersekolah dan membelikannya seragam, seminggu setelah tahun ajaran baru dimulai.

“Awalnya disuruh sekolah dia enggak mau, tapi singkat cerita dia dibujuk untuk sekolah dan akhirnya mau. Hari Senin kemarin kepsekku menyuruhku dan Bu @dinywd untuk membelikan seragam sekolah,” tulis @rohayatun7.

Keesokan harinya, Jodi datang ke sekolah pada sekitar pukul 8 pagi. Rohayatun, yang sudah tak sabar memberikan seragam pada Jodi, lantas menghampirinya.

Tak tanggung-tanggung, ia bahkan sampai memandikan Jodi di kamar mandi sekolah karena penampilannya terlihat sangat lusuh.

“Saya langsung nyamperin dia soalnya greget pengin mandiin dia. Awalnya dia enggak mau diajak ke atas dan dimandiin, tapi setelah dibujuk pakai makanan, dia langsung mau dimandiin dan mau sekolah,” jelas Rohayatun.

Selesai mandi, Jodi dipakaikan seragam baru. Kata Rohayatun, Jodi sangat senang dengan baju barunya, meskipun itu adalah seragam sekolah.

View this post on Instagram

A post shared by rohayatun7 (@rohayatun7) on

Setelah berpakaian rapi, Jodi diajak sarapan nasi kuning dan ayam oleh Rohayatun. Saat itulah terjadi percakapan yang menyentuh hati Rohayatun.

“Pas saya suapin kayak menikmati banget makanannya, saya iseng nanya ke Jodi, ‘Jodi enak enggak?’ Terus dia jawab enak. Saya tanya lagi, ‘Suka makan daging ayam enggak?’ Dan dia jawab, ‘Tara da emam nage jeung lauk asin bae.’ Di situ saya langsung sedih banget pokonkya enggak tahu mau bilang apa lagi,” ungkapnya.

Usai sarapan, Jodi masuk kelas dengan wajah yang sangat bahagia. Lalu ia pulang diantar Rohayatun setelah bel berbunyi.

“Ya Allah rumahnya di kebon, jalannya susah usrak-asruk banyak rumputnya pokoknya, dan saya enggak percaya sampai nanya, ‘Jodi serius ke sini rumahnya?” terang Rohayatun.

Tak sampai di situ, Rohayatun makin sedih ketika melihat penampakan rumah Jodi, yang sangat kotor. Ia pun sempat kebingungan saat hendak mengganti pakaian Jodi.

“Aku bingung dong mau ngegantiin pakai baju apa soalnya enggak ada dan enggak tahu bajunya di mana,” tulis Rohayatun.

Di rumah yang tampak tak terurus itu, Jodi tinggal bersama neneknya, yang sudah tua. Saat Rohayatun ke sana, nenek Jodi sedang berada di kebun, dan Jodi hendak menyusul sepulang sekolah.

“Sumpah demi apa pun, di situ pengin nangis sampai melongo aja, aku cuma bilang, ‘Sing aya milik rejekina soleh, sing rajin sekolah. Besok beli sepatu sama tas yah,’ dan dia senyum,” tutupnya.

Unggahan Rohayatun yang memilukan ini tak ayal dihujani reaksi sedih banyak warganet.

“Mau netes air mata nih,” komentar @ragildimas33.

“Auto-mewek saya Kak,” ungkap @agnes_paka.

“Ya Allah sedih dengarnya juga… Terima kasih Ibu Guru sudah mau ngurusin dan perhatiin Jodi,” puji @ziedot1480.

Sumber: suara.com

Loading...
loading...
loading...