Video Lawas Ceramah UAS Ajak Umat Islam “Mencintai” Non Muslim

by

Penggalan video ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) tentang sikap menghargai kepada pemeluk agama lain, beredar di media sosial.

Hal itu menyusul beredarnya video ceramah UAS tentang simbol salib yang berujung pada pelaporan ke polisi karena diduga menistakan agama kristen.

Video ceramah UAS tentang sikap menghargai kepada pemeluk agama lain itu diunggah oleh aktivis dakwah, Hilmi Firdausi melalui akun twitter @Hilmi28, Selasa (20/8/2019).

“Yg sering mengikuti ceramah UAS pasti tau bhw ceramah beliau sangat nasionalisme & mengajak kpd persatuan bangsa. Nah…yg ga pernah dengar lsg, hobinya potong video pdhal sdh bertahun2…perlu diselidiki apa motifnya ?!,” tulis Hilmi.

Dalam video tersebut, UAS mengatakan pemeluk agama lain adalah saudara sebangsa dengan ummat Islam di Indonesia.

Sebab itu, jika ummat Islam berkumpul dengan ummat agama lain, maka identitas yang dibawa adalah identitas kebangsaan, yakni Pancasila dan NKRI.

Bukan identitas agama. Berikut pernyataan UAS dalam video tersebut:

Tapi di sana ada saudara kita yang tak seagama. Ada Kristen, ada Katolik, ada Protestan, ada Hindu, ada Budha, ada Konghucu.

Mereka itu saudara kita atau tidak? Saudara. Tapi tidak saudara seagama, bukan saudara seakidah.

Maka ketika bersama dengan mereka yang dibawa bukan agama kita, yang dibawa adalah Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan yang seagama tadi namanya ukhuwah islamiyah, dengan yang beda agama tadi namanya ukhuwah wathoniyah. Hubbul wathon minal iman kata Syekh Hasyim Ashari.

Cinta agama, cinta saudara sebangsa setanah air adalah bagian dari iman.

Sebelumnya, Hilmi juga mengatakan bahwa da pihak yang mencoba merusak kerukunan antar ummat beragama.

Kata dia, polemik tentang UAS belum selesai, sekarang muncul polemik baru yaitu tengan warga Papua. Ia berharap semua orang bisa menahan diri. 

“Tolong semua pihak menahan diri. Jangan menebar fitnah sana-sini yang malah memanaskan suasana. Saya tak perlu tag orangnya, teman-teman pasti tahu siapa,” kata Hilmi. 

Sumber: akurat.co

Loading...
loading...
loading...