Video Kucing Ras Dicekoki Miras, Kejang-kejang Akhirnya Mati

by

Viral di media sosial Twitter sebuah video memperlihatkan seekor kucing dicekoki ciu alias minuman keras (miras) hingga kejang-kejang dan akhirnya mati.

Video tersebut diketahui direkam dan diunggah ke Instagram Story sebuah akun bernama @azzam_cancel.

Total, @azzam_cancel mengunggah sebanyak enam video yang memperlihatkan seekor kucing tersiksa karena dicekoki miras.

Dalam video tersebut, terlihat seekor kucing ras berwarna abu-abu putih terkapar sementara bulunya basah kuyup.

Tubuh si kucing tampak bergetar, sementara seseorang masih terus memaksanya meminum cairan yang diduga miras.

Percobaan ciu terhadap kucing anggora,” tulis @azzam_cancel.

Tak berhenti sampai disitu, @azzam_cancel juga mengunggah Instagram Story dua jam setelah kucing malang tersebut dipaksa minum miras.

Ia menyebut tubuh si kucing bergetar setelah dua jam empedunya bekerja keras mengeluarkan racun.

Setelah dua jam empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggota bergetar.

Secara detail, @azzam_cancel menuliskan penilaiannya mengenai dampak miras terhadap si kucing.

Menurutnya, sebanyak 50% miras telah mengalir dalam darah si kucing sehingga menyebabkan sebagian saraf di otak rusak.

50% ciu bekonang sudah masuk dalam darah. Merusak sebagian sistem saraf dalam otak.

Otak tidak mampu memberikan instruksi kepada organ tubuh, sehingga pandangan kabur dan kesadaran mengurang.”

Parahnya, kucing malang tersebut kembali dipaksa meminum miras saat kondisinya sekarat.

Alih-alih menghentikan aksinya, @azzam_cancel justru terus merekam detik-detik kucing tersebut mati.

Ia bahkan tidak merasa bersalah, menyampaikan ucapan terima kasih pada si kucing karena telah membantunya membuat konten Instagram Story.

Terima kasih. Karenamu aku dapat membuat status ini.

Di video terakhirnya, @azzam_cancel mendoakan kucing yang telah mati itu.

Ia mengatakan semoga si kucing tidak tenang.

@azzam_cancel juga mempersilakan si kucing jika merasa dendam kepadanya.

Semoga kau tidak pernah tenang di alam sana.. dendamlah kepadaku.

Di beberapa video yang diunggah @azzam_cancel, terdengar seorang pria berbicara menggunakan logat Jawa.

Video milik @azzam_cancel tersebut kemudian diunggah ulang oleh pengguna Twitter bernama @jmesbryant pada Kamis (17/10/2019) dan menjadi viral.

@jmesbryant menuliskan ia meminta bantuan untuk memviralkan video tersebut agar pelaku ditangkap.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, pemilik Animal Defender, Doni Herdaru Tona, juga menanggapi aksi kejam @azzam_cancel terhadap kucing ras malang itu.

Doni mengatakan pihaknya tidak akan memaafkan ataupun mau berdamai dengan pelaku yang diduga merupakan seorang mahasiswa di Yogyakarta.

Jatuh talak 3 : Kami tidak akan mengampuni dan berdamai dalam kasus ini.

Yang bersangkutan silakan siapkan pengacara.

Kita bertempur sampai titik darah penghabisan.
Jahanam ini harus merasakan bui.

Mark my words.

Seorang (diduga) mahasiswa di Jogja, yang memuja dialektika2 kekirian yang pastinya proletariat atau bahkan marhaenis, yang sangat kerakyatan, mampu sesadis ini pada hewan tak berdaya.

Kita bertemu segera, kisanak,” tulis Doni, Kamis.

Di unggahan selanjutnya, Doni membeberkan agenda terkait kasus @azzam_cancel ini.

Doni menuliskan timnya akan berangkat menuju Yogyakarta pada Kamis malam nanti sekitar pukul 20.30 WIB.

Kemudian akan menuju Polda DIY pada Jumat (18/10/2019) besok untuk melaporkan @azzam_cancel.

Agenda terkait kasus Azzam :⁣

1. Gue masih harus ke RS sore ini antar Momoth check up dan lepas jahitan di kaki. ⁣

2. Tim direncanakan berangkat ke Jogja jam 20.30, tiba di Jogja sekitar jam 04.00 WIB. ⁣

3. Tim akan ke Polda DIY hari Jumat pagi jam 09.00⁣

4. Selesai urusan jogja, tim meluncur ke Malang untuk kopdar dengan @pkdi_malang hari jumat sore/malam, dan jadi nasum Seminar di Unbraw Sabtu pagi. ⁣

5. Tim berangkat pulang ke Jakarta Sabtu malam/Minggu pagi. ⁣

6. Flight yang disediakan panitia Unbraw akan dibatalkan, semoga masih ada refund barang sedikit, untuk dikonversi menjadi bensin + tol kendaraan kami. ⁣

7. Kami akan bawa merchandise untuk membiayai perjalanan modal nekat pelaporan polisi atas kasus Azzam. Akan kami gelar sebisanya di Jogja dan Malang. ⁣

8. Kawan2 yang mau bersama2 ke Polda atau berembug sebelum pelaporan, kami persilakan. Selalu terbuka untuk siapa saja. ⁣

9. Pelaporan oleh siapa saja boleh, makin banyak yang lapor, akan membuat perhatian. Walau, tindak pidana tidak bisa dihukum dua kali. Artinya, cuma bisa dihukum sekali saja. Gak bisa dobel2 pelaporan. ⁣

10. Yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Pengampun, itu adalah Tuhan. Gue dan kawan2 bukan Tuhan, jadi jangan minta ampun dan kasih sayang pada kami ya Azzam. Kami hanya manusia lemah berlumur amarah. Minta maaflah ke kucingnya, kami akan ampuni. Asal kucingnya bisa jawab “iya” pake bahasa Indonesia jelas. Dan minta maaflah ke Sang Pencipta. Kalo mau ketemu langsung sama pencipta guna minta maaf, kita bisa bantu atur secepatnya. ⁣

Jemmy, bersama kami selalu dalam perjuangan ini. We miss you a lot, brother.”

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...