Ustadz Abdul Somad Jadi Pembicara di 3 Kota Besar Inggris: London, Birmingham dan Manchester

by

Ustadz Abdul Somad akan menjadi pembicara di tiga kota besar Inggris mulai London, Birmingham hingga Manchester.

Ustadz Abdul Somad diundang menjadi pembicara tamu dalam kegiatan Human Aid Initiative Charity Week Event 2019.

Melansir akun Human Aid Initiative, Ustadz Abdul Somad sesuai jadwal akan menjadi narasumber mulai Jumat 25 Oktober 2019.

Agenda Ustadz Abdul Somad di Birmingham akan digelar Jumat (25/10/2019) mulai jam 14:30 – 19:00 waktu setempat.

Sehari berikutnya, Ustadz Abdul Somad akan mengisi kegiatan di London mulai jam 13.30 18.00 waktu setempat.

Selanjutnya UAS akan ke Manchester Ahad (27/10/2019) mulai jam 13:15 – 17:30.

Human Aid Initiative yang mengundang UAS ke Inggris, adalah organisasi kemanusiaan global yang berbasis di Inggris yang didirikan pada bulan April 2017.

Fokus organisasi ini adalah memberikan bantuan darurat dan mengentaskan kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai program.

View this post on Instagram

A post shared by Human Aid Initiative (@humanaidinitiative) on

“Sebagian besar pekerjaan kami saat ini dipusatkan pada respons darurat, pemulihan dan rehabilitasi berkelanjutan dari kehancuran bencana alam di Indonesia. Kami mencapai tujuan kami dengan bekerja bersama organisasi mitra,” tulis situs resmi Human Aid Initiative.

Human Aid Initiative beroperasi di beberapa negara termasuk Indonesia, Bangladesh, India, Yordania, Nepal, Pakistan, Somalia, Sri Lanka, dan Turki.

Khusus Indonesia, Human Aid Initiative berpartner dengan PKPU Human Initiative.

UAS Imbau Perbanyak Sedekah
Ustadz Abdul Somad, Lc. M.A mengajak ribuan jamaah yang hadir dalam tablig akbar untuk senantiasa bersedekah. Hal ini disampaikan ustaz yang akrab di sapa UAS itu di Masjid Abu Bakar As-Sidiq Pondok Pesantren Khulafaur Rasyidin, Kec Sungai Raya Kubu Raya, Sabtu (5/10/2019).

Dalam ceramahnya, ia mengatakan keutamaan sedekah ialah cara mudah yang disediakan Allah SWT agar dapat mengikis perbuatan-perbuatan dosa kita sebagai manusia.

“Kalau manusia mati, semua amal putus setelah kematiannya,” ungkapnya,

“Tapi satu di antara mal yang terus mengalir adalah sedekah,” lanjutnya.

Menurut Ustadz Abdul Somad, amal jariyah itu berarti menetes,tidak putus, mengalir dan merupakan sesuatu yang tidak pernah berakhir sampai kiamat.

“Teruntuk orang yang pelit, bakhil, kikir dan susah hatinya. Maka ia tidak akan mampu bersedekah dan hidupnya tidak akan pernah merasa cukup,” ujarnya.

Lebih lanjutnya, ustadz Abdul Somad mengingatkan umat manusia sebagai hamba Allah yang taat, harta di dunia ini bukanlah apa-apa.

“Ketika kita telah meninggal. Allah dengan sekejap saja mengambil harta kita. Harta bukanlah segala-galanya,” tegasnya.

Ustadz Abdul Somad pun menuturkan pentingnya bersedekah, sekalipun itu orang tua kita.

“Belikan baju yang ia suka, belikan makanan yang ia suka. Selagi mereka masih hidup, manjakan mereka,” katanya.

“Bahagiakan mereka, selagi meraka hidup. Jika sudah tidak ada, tinggallah hanya penyesalan,” ucapnya.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga mengajak para jemaah agar selalu mengingat Allah SWT dan senantiasa beristigfar, memohon ampunan-NYA.

“Islam selalu mengajarkan kita akan kebaikan. Selalu mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada-NYA serta menjauhi larangan-NYA, insya Allah hidup kita berkah,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...