Usai Gempa Donggala, Gempa Bumi Terjadi di Ambon, Majene, Blitar, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur

by

Setelah Donggala dan Palu, gempa bumi kembali melanda wilayah Indonesia. Kali ini, gempa bumi kembali terjadi di tiga daerah di Indonesia, Ambon, Majene, dan Blitar.

Ketiga gempa bumi yang terjadi di Ambon, Majene dan Blitar ini disebutkan BMKG tidak berpotensi tsunami.

Adanya tiga gempa bumi di Ambon, Majene dan Blitar ini dikabarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram @infobmkg, Minggu malam hingga Senin pagi.

1. Gempa Kairatu, Ambon
Minggu (30/9/2018) gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kairatu, Ambon.

Hal ini disampaikan oleh Abraham F. Mustamu, S.Si, M.M, Kepala Stasiun Geofisika Ambon.

Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 23:29:59 WIT dengan kekuatan M=3.0.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.19 LS dan 128.30 BT, tepatnya di darat 18 km Utara Kairatu-SBB pada kedalaman 10 km.

Berdasarkan laporan warga, gempabumi berupa guncangan Dirasakan di Kairatu II SIG-BMKG (III MMI).

Hal ini sesuai dengan informasi yang disampaikan warga, bahwa di daerah Kairatu guncangan gempabumi dirasakan oleh banyak orang.

Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal.

Meskipun dangkal dan terjadi di laut, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

Terkait dengan peristiwa gempabumi Kairatu dan Ambon yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 23:45 WIT belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.

2. Gempa Majene, Makassar
Kabar ini disampaikan oleh Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Joharman, SH, MM

Hari Senin, 01 Oktober 2018, pukul 01:53:10 WITA, wilayah Kabupaten majene, Sulawesi Barat diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=3,7.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,50 LS dan 118,78 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah Barat Daya Polewali Mandar, Propinsi Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi dangkal ini terjadi akibat aktivitas Makassar Strait Thrust.

Guncangan gempabumi dirasakan di Pamboang, Majene, Sulawesi Barat sebesar II SIG-BMKG (II-III MMI). Terkait dengan peristiwa gempabumi ini, hingga laporan ini disusun pada pukul 03:43 WITA belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD.

3. Gempa Blitar
Kabar ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Geofisika Yogyakarta. Dr. I Nyoman Sukanta, S.Si., M.T.

Senin, 1 Oktober 2018, pukul 05:46:06 WIB, sebagian wilayah Blitar Jawa Timur diguncang gempa bumi tektonik.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4.4 dengan pusat pada koordinat 8.95 LS – 111.94 BT, tepatnya di laut pada jarak 97 km Baratdaya Kab. Blitar – Jawa Timur pada kedalaman 10 km.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Peta tingkat guncangan shake map BMKG menunjukkan, dampak gempabumi menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG atau II-III MMI di sebagian wilayah Blitar, Gondanglegi dan Ngliyep (Malang) Jawa Timur.

Menurut laporan yang diterima Stasiun Geofisika Yogyakarta bahwa di daerah tersebut guncangan gempabumi dirasakan oleh beberapa orang di Wilayah Blitar, Gondanglegi dan Ngliyep (Malang) hingga saat ini belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempabumi.

Jika ditinjau dari lokasi pusat gempanya, gempabumi tersebut berada di laut yang diakibatkan oleh aktivitas patahan di dasar laut.

Hingga analisa ini dibuat, tidak tercatat gempabumi susulan. Bagi para warga di tiga daerah tersebut, BMKG meminta agar tetap tenang dan tidak terhasut oleh isu-isu yang menyesatkan. [tribunnews.com]

4. Gempa Bumi Guncang Sinjai Sulawesi Selatan 3,1 SR
Gempa Bumi bermagnitudo 3,1 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Sinjai, Senin (1/10/2018) pukul 19:39:04 WITA malam ini. Dikutip dari BMKG Sulsel, gempa ini berkekuatan 3,1 skala Richter.

Dilansir dari Tribuntimur.com, Adapun pusat gempa terbaru ini berada di 5.17 Lintang selatan 120.45 Bujur Timur  sekitar 37 km Timur Laut Sinjai Sulsel.

Warga yang merasakan getaran gempa di Sinjai, langsung berlarian karena panik.

“Ada memang getaran mirip gempa sekitar lima menit dirasakan warga makanya warga panik berhamburan keluar rumah,” kata Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sinjai, Ahmad Karim. [tribunnews.com]

5. Gempa 5 SR Guncang Nusa Tenggara Timur
Gempa bumi berkekuatan 5 skala richter (SR) mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi gempa berada di sebelah 68 kilometer barat laut Timor Tengah Utara, NTT. Namun BMKG memastikan gempa tidak berdampak tsunami.

“Tidak berpotensi tsunami,” cuit @infoBMKG, Senin (1/10).

Menurut BMKG gempa bumi terjadi sekitar pukul 21:11 WIB. Gempa tepatnya berada di lokasi 9.06 lintang selatan (LS) dan 124.12 bujur timur (BT).

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan soal adanya korban atau dampak kerusakan yang diakibatkan oleh gempa. [cnnindonesia.com]

Loading...
loading...
loading...