Untuk Pertama Kalinya Al-Qur’an Berkumandang di Parlemen Selandia Baru

by

Untuk pertama kalinya, ayat suci Al Quran dikumandangkan dalam pembukaan rapat parlemen Selandia Baru Selasa kemarin, sepekan pasca-teror penembakan di Christchurch.

Seorang imam memimpin doa di parlemen untuk solidaritas bagi para korban penembakan.

Sementara PM Selandia Baru Jacinda Ardern, juga memulai pidatonya di depan parlemen dengan “Assalamu’alaikum”.

Ardern meminta orang-orang untuk berbagi kesedihan bersama masyarakat Muslim pada doa bersama hari Jumat, sepakan setelah teror, dan bersumpah bahwa hukuman setimpal akan dikenakan kepada teroris.

“Dia mencari banyak hal dari tindakan terornya tetapi ada satu yang terkenal, dan itulah sebabnya kamu tidak akan pernah mendengar saya menyebut namanya.

Dia adalah seorang teroris, dia adalah seorang penjahat, dia adalah seorang ekstremis. Tapi dia adalah orang tanpa nama selama saya berbicara,” kata Ardern.

Imam Nizam ul haq Thanvi sebelum membacakan ayat Al Quran di rapat parlemen Selandia Baru, 19 Maret 2019

Menurut laporan The Independent, dikutip 21 Maret 2019, ayat al-Quran yang dikumandangkan di parlemen Selandia Baru berasal dari ayat Surat al-Baqarah yang menekankan ketabahan dan pengadilan hari akhir.

Ini pertama kalinya Al Quran dikumandangkan di gedung parlemen Selandia Baru.

Alarabiya melaporkan, imam yang membacakan Al Quran bernama Imam Nizam ul haq Thanvi.

Setelah Imam Thanvi membacakan ayat Al Baqarah, dia menyampaikannya dalam bahasa Inggris.

“(doa) ini adalah ungkapan kesedihan sekaligus harapan kita. Setelah serangan teroris di Christchurch, saya mengundang Imam Nizam ul haq Thanvi untuk membacakan doa,” kata Ketua Parlemen Selandia Baru, Trevord Mallard, usai pembacaan Al Quran di rapat parlemen sepekan teror penembakan di Christchurch.

Sumber: tempo.co

Loading...
loading...
loading...