Tohir Minum Pil Koplo Sebelum Tabrakan Innova Vs Bus Mira di Nganjuk

by

Korban selamat dalam kecelakaan yang terjadi antara Innova vs Bus Mira di jalan raya Nganjuk – Madiun tepatnya di Desa Selorejo ternyata buron kasus narkoba.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Mira nopol S 7190 US dengan Toyota Innova nopol AE 567 SC mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan.

Para korban merupakan penumpang Toyota Innova.

Kini teka-teki penyebab kecelakaan dan identitas korban terkuak.

Dikutip Tribunnews dari berbagai sumber, Selasa (10/9/2019), berikut fakta kecelakaan Innova vs bus Mira yang terjadi di Nganjuk:

Kronologi Kecelakaan
Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Hegy Renanta mengatakan sopir mobil Innova yang terlibat dengan kecelakaan bus Mira bernomor S 7190 US diketahui bernama Panji.

Saat kecelakaan ini terjadi Panji mengendarai mobilnya menuju arah Surabaya.

Lalu, saat di lokasi mobil yang dikendarai Panji hilang kendali.

Mobil Innova itu oleng ke kanan hingga melewati batas tengah jalan, lalu menghantam bus Mira dari arah berlawanan.

“Mobil Innova mengalami kerusakan cukup parah dan bus Mira tidak mengalami kerusakan berarti,” kata AKP Hegy mendampingi Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta pada SURYA.co.id, Senin (9/9/2019).

Pengamatan SURYA.co.id, mobil Toyota Innova itu hancur, bagian atasnya lepas. Sementara, bagian depan mobil juga ringsek.

Sejumlah sumber menyebut Panji mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Begitu juga dengan kap mobil bagian depan yang penyok.

Hegy menambahkan sopir bus Mira yang ditabrak Mobil Innova itu bernama Tri Sumaryanto (53) warga Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Korban Selamat Ternyata Buronan Polisi
Tohir Rohjana (22), warga Desa Subokastowo Kecamatan Tambak Bayan Kabupaten Ponorogo merupakan satu-satunya penumpang mobil Innova yang selamat.

Dirinya sempat menjalani perawatan karena luka ringan di kepala setelah mengalami kecelakaan tersebut.

Tohir lantas dibawa oleh Polres Ponorogo karena terlibat kasus pengedaran narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Ponorogo, Iptu Eko Murbiyanto menuturkan bahwa Tohir sudah menjadi buron sejak sepekan lalu.

“Yang bersangkutan (Tohir) sudah kami buru sejak sepekan lalu,” kata Eko Murbiyanto.

Eko menambahkan Tohir juga merupakan residivis pengedar pil double L yang baru bebas pada 17 Agustus lalu.

Bahkan pihak kepolisian juga sempat menggeledah tempat kos Tohir dan menemukan barang bukti berupa 150 butir pil koplo atau Double L di kamarnya.

Foto terakhir yang beredar, juga menampilkan Tohir berada di sel penjara. Ia tampak tiduran di lantai jeruji besi.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...