Tips Puasa Agar Tak Loyo, Tetap Sehat dan Segar Sepanjang Hari

by

Puasa sangat menyehatkan untuk tubuh, asalkan dijalankan dengan benar. Sayangnya, tidak sedikit yang melakukan kesalahan, sehingga puasajustru membuat badan loyo.

Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin dalam tulisannya yang dikutip Tribunnews.com dari Gerakan Sadar Gizi menyarankan agar saat menjalankan puasa sebaiknya menghindari sejumlah kesalahan ini. Apa sajakah itu?

Jangan Abaikan Sahur
Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda: “Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Bantulah (kekuatan fisikmu) untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan tidur siang” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya) .

Dan dalam sebuah riwayat lain Rasulullah juga mengingatkan agar pada waktu sahur lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus ketika berpuasa.

Melihat hadist tersebut dapat diartikan betapa pentingnya makan sahur untuk menjaga kebugaran kita selama berpuasa akan tetapi ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika kita makan sahur .

Minum Dengan Minuman Manis 
“Makanan yang manis hanya bertahan 2 jam setelah dimakan. Padahal kita harus menahan puasa selama 14 jam jadi akan ada waktu 12 jam kondisi tubuh akan lemas,”

Utamakan air, vitamin, dan elektrolit. Artinya, minum air putih dan buah-buahan, atau jus buah tanpa gula. Air kelapa juga boleh.

Caranya minum air kelapa dulu, dan karena sifat elektrolit di air kelapa , maka kita akan masih merasa haus baru dilanjutkan dengan minum air putih. Ketika tidur tubuh kita kehilangan berat 1-2 kg, dan itu adalah air. Jadi memulai puasa dengan restorasi cairan adalah langkah yang baik.

Minuman manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa cepat lapar. Fungsi insulin adalah memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi.

Untuk menjaga pencernaan yang bagus sebaiknya makan tidak buru-buru. Begitu juga dengan sahur sebaiknya dilakukan 1 jam sebelum waktu imsak.

Makan Makanan yang Pedas Atau Makanan yang Menimbulkan Gas
Hindari makan makanan yang asin dan terlalu merangsang lambung seperti terlalu pedas atau asam atau bergas seperti kol, lobak.Makanan yang akan menimbulkan masalah dalam lambung tersebut dapat mengganggu kekhusukan ibadah puasa kita.

Makan Makanan yang Terlalu Asin
Makanan asin akan menyebabkan anda kehausan karena natrium yang tinggi akan menyebabkan air yang di dalam sel ditarik keluar sehingga anda akan merasa haus.

Makan Terlalu Kenyang
Makan yang terlalu kenyang menyebabkan gangguan pencernaan : makan secara berlebihan dalam Islam jelas dilarang Nabi SAW telah memberi tuntunan bahwa perut sebaiknya terdiri tiga bagian 1/3 bagian makanan, 1/3 air dan yang penting juga 1/3 udara.

Jika jumlah makanan dalam lambung terlalu banyak atau melebihi kapasitas enzim pencernaan yang yang diproduksi, maka makanan tidak tercerna dengan sempurna.

Makanan yang tidak tercerna sempurna ini kemudian masuk ke usus dan menyebabkan fermentasi, salah cerna, dan menimbulkan gas.

Akibat makan berlebihan dapat juga timbul gejala berupa rasa sakit perut dan perut dirasakan penuh dan membengkak, hal ini dibuktikan dengan bersendawa (belching) yang keras bertubi-tubi.

Simtom ini terutama ditemukan pada meraka yang bergantian menelan dan mengeluarkan udara. Bila tidak dapat bersendawa, maka perut akan terasa kembung (meteorismus) dan kentut (flatus) yang tidak berbau.

Selain perut menjadi tidak enak juga dapat berakibat muntah dan diare. Menurunnya kebugaran.

Makan berlebihan secara sunah jelas menyalahi dimana proporsi 1/3 makanan, 1/3 air dan 1/3 udara menjadi tidak terpenuhi.

Hal tersebut mengakibatkan saluran pencernaan menjadi kerja keras sehingga tubuh jadi lemas dan malas.

Selain itu kenikan gula darah yang melonjak yang mengakibatkan produksi insulin melimpah ruah memicu asam amino masuk kedalam otak kita dan akibatnya kita menjadi mengantuk, jadi tidak heran jika kita kenyang maka kawannya adalah mengantuk.

Makan Makanan Goreng-gorengan
Hindari makanan yang digoreng (deep fried) karena dapat menimbulkan keluhan kesehatan seperti mual, heart burn, kembung, dan peningkatan berat badan.

Makan Sahur Terlalu Malam
Sebaiknya makan sahur dilakukan paling cepat 1 jam sebelum waktu Imsyak.

Waktu sahur yang masih lama dari waktu Imsyak menyebabkan perut tidak terisi lebih lama sehingga dapat mempengaruhi kebugaran kita.

Minum Teh, Kopi Atau Minuman Ringan dan Minuman Lain yang Mengandung Kafein
Minum kopi ketika sahur sebaiknya dihindari karena kopi seperti juga soft drinks adalah diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh tapi malah menghabiskannya.

Ini karena pemrosesan gula tingkat tinggi memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh. jangan minum minuman yang mengandung kafein karena bersifat diuretik dan dapat menimbulkan keluhan sakit kepala akibat dari efek adiksi.

Tidak Mengonsumsi Sayuran atau Buah
Tidak mengkonsumsi sayur/buah ketika sahur akan berdampak pada kurangnya asupan vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan sebagai sumber zat pengatur dalam metabolisme zat-zat gizi.

Jika vitamin dan mineral kurang tentu saja metabolisme zat gizi juga akan tidak optimal yang berdampak pada menurunnya kebugaran kita disamping itu dapat berakibat terjadinya spesifik defisiensi zat gizi yang dapat menimbulkan penyakit.

Sayur dan buah merupakan sumber serat, yang sangat bermanfaat mencegah konstipasi juga menahan insulin agar tidak cepat keluar, sehingga kadar gula darah akan dalam kondisi normal dampaknya tubuh kita jadi bugar.

 

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...