Tinggi Besar Dengan Mata Hitam, Sosok Jin Penculik Thoriq di Bukit Piramid

by -6,610 views

Pendaki bernama Thoriq Rizkiy Maulidan, yang statusnya masih hilang terus dicari keberadaannya. Tim SAR dibantu warga setempat masih terus berupaya yang terbaik untuk nasib pemuda SMP tersebut.

Namun, berdasar penerawangan perempuan indigo Furi Harun, Thoriq telah tewas diculik dan disembunyikan jasadnya di sebuah pohon besar yang ada di hutan Gunung Piramid.

“Thoriq diumpetin di sebuah pohon besar dan kalau menurut penerawangan saya, pemuda itu telah meninggal dunia,” katanya pada Okezone melalui pesan singkat, Kamis (4/7/2019).

Furi melanjutkan, kejadian itu terjadi saat Thoriq dalam perjalanan turun yang tak dia selesaikan juga untuk bisa sampai ke Puncak Bukit Piramid. Kejadian itu menurut Furi terjadi di sekitar waktu Maghrib.

“Saya melihat sepertinya Thoriq ini melamun dan bercanda berlebihan saat jalan pulang. Itu juga yang kemudian menjadi alasan sosok jin hutan menyembunyikan Thoriq,” ujar Furi melanjutkan.

Di sisi lain, Okezone penasaran seperti apa memang sosok penculik Thoriq. Menjawab pertanyaan itu, Furi pun meminta waktu sejenak untuk menerawang ke dalam situasi naas tersebut.

Berdasar penerawangannya, yang melakukan tindakan ini adalah jin hutan. Sosoknya sangat menyeramkan.

Jin hutan ini bertubuh besar dan tempatnya memang berada di dekat pohon besar tempat di mana Thoriq disembunyikan. Untuk lokasi pastinya, Furi tak bisa menjawab.

“Jin hutan ini badannya besar sekali, kulitnya sangat hitam. Kemudian, saya juga melihat kalau matanya melotot tapi semuanya hitam kayak buta,” paparnya menjelaskan sosok penculik Thoriq.

Furi menambahkan, untuk saat ini, ada baiknya semua yang mengetahui kabar ini ikut mendoakan yang terbaik untuk Thoriq dan semoga segera ditemukan.

Hanya itu yang bisa kita lakukan untuk Thoriq, selain Tim SAR dan warga sekitar mencari keberadaan Thoriq Riskiy Maulidan di hutan Gunung Piramid Bondowoso.

Hal yang Harus dan Tak Boleh Dilakukan saat Mendaki Gunung
Dalam kesempatan yang sama, Furi coba memberikan sedikit nasihat kepada siapa pun yang berencana untuk mendaki gunung.

Ternyata benar, ada beberapa pantangan dan hal yang malah mesti dilakukan saat pendakian gunung dilakukan. Apa saja?

“Kalau naik gunung jangan bersiul, jangan tertawa terlalu kencang. Lalu, kalau melewati tempat baru, jangan lupa untuk permisi dan kita harus selalu bawa rokok atau dupa,” tutur Furi Harun.

Dia menjelaskan, kalau berdasar ritualnya, membawa dupa bermanfaat untuk menjaga kita dari gangguan makhluk halus yang memang menjaga gunung tersebut. Supaya yang ada di sana juga tenang dan tak disamperin hewan buas.

Sementara itu, jika Anda tak berani membawa dupa, bisa diganti dengan makanan. Jadi, saat perjalanan naik gunung Anda melihat ada kakek-kakek atau nenek-nenek meminta makanan di jalan, tanpa alasan, tanpa menunggu lama, dan jangan kaget, langsung berikan saja.

“Kalau memang makanan habis, jujur saja dan sediakan juga permen sebagai barang wajib lain yang mesti dibawa sebelum naik gunung. Jadi, saat Anda tak bisa memberikan makanan, Anda tetap bisa kasih permen. Ingat, tata krama Anda selama di gunung itu harus baik dan jangan pernab berbuat hal ceroboh sekecil,” pungkasnya.

Sumber: okezone.com

loading...
loading...