Terungkap Sosok Diduga Pasangan Sesama Jenis Mayat Tanpa Kepala, Janji Bertemu di Malam Pembunuhan

by

Terungkap sosok pria teman dekat Budi Hartanto, guru honorer yang ditemukan tewas tanpa kepala di Blitar.

Polres Blitar Kota akhirnya memeriksa I , teman dekat Budi Hartanto yang sebelum kejadian sempat janjian bertemu korban, Selasa (2/4/2019) malam.

I diperiksa sebagai saksi bersama dengan 13 saksi lainnya.

Menurut keterangan Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Jumat (5/4/2019), I sempat janjian dengan Budi Hartanto sebelum korban ditemukan tewas tanpa kepala.

“Dari pemeriksaan percakapan di ponselnya, I ini mau bertemu dengan korban Selasa malamnya,” tutur Adewira.

Menurut keterangan I, ia belum lama berkenalan dengan korban Budi Hartanto. Untuk maksud pertemuan tersebut, polisi masih mendalaminya.

“Malam sebelum jasad korban ditemukan di pinggir sungai, mereka mau ketemuan lagi. Untuk keperluan apa mereka bertemu, itu yang masih kami dalami,” tandasnya.

Sementara ketika disinggung apakah I merupakan pasangan sesama jenis korban, polisi masih belum bisa memastikan.

Namun, pihaknya memastikan jika I adalah teman dekat korban.

“Saksi-saksi yang diperiksa rata-rata teman dekat korban,” tukasnya.

Menurut hasil otopsi, Budi Hartanto yang dalam kesehariannya mengajar sebagai guru tari ini diduga sempat melawan sebelum dibunuh.

Pasalnya, terdapart bekas luka di pergelangan lengannya seperti luka tangkisan.

“Juga ditemukan luka sayat di pergelangan tangan korban. Mungkin luka tangkisan dan sebagainya,” lanjut Adewira.

“Semua kemungkinan masih bisa terjadi,” sambungnya.

Polisi masih berusaha kuat mengungkap kasus ini untuk mengungkap pelaku dan mencari keberadaan kepala korban.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat polisi mengungkap pelaku dengan begitu bisa diketahui motifnya dan di mana kepala korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, terkuak isi chat WhatsApp terakhir Budi Hartanto, guru honorer yang mayatnya ditemukan tanpa kepala dalam kondisi termutilasi di Blitar, Jawa Timur.

Identitas mayat tanpa kepala yang ditemukan dimutilasi di dalam koper akhirnya terungkap sebagai Budi Hartanto (27).

Budi Hartanto diketahui berprofesi sebagai seorang guru honorer yang bekerja di SDN Banjarmlati 3, Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Sebelum ditemukan tewas, terungkap komunikasi terakhir korban dengan seorang rekannya melalui aplikasi WhatsApp, Selasa (2/4/2019).

“Itu kontak terakhir korban dengan rekannya yang juga guru,” jelas Nasuka, paman korban, dikutip TribunStyle.com dari SuryaMalang.com.

Namun, tidak ada yang janggal dengan isi chat terakhir korban. Isi chat tersebut hanya berisi gurauan korban dengan temannya.

Setelah chat terakhir itu, HP korban sudah mulai tak bisa dihubungi sampai sekarang.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...