Tertekan Masalah Ekonomi, Pria Ini Nekat Curi Helm di Toko Bangunan: Takut Uang Belanja Istri Kurang

by

Demi memenuhi uang belanja sang istri, seorang pria di Blitar nekat mencuri helm milik pegawai toko bangunan.

Pria bernama Susetio Budi (48) tertangkap tangan saat hendak mencuri helm di parkiran toko Graha Bangunan, Jalan Cemara, Kota Blitar.

Saat akan melancarkan aksinya, Susetio tepergok pegawai toko bangunan.

Susetio akhirnya digelandang ke Polsek Sukorejo.

Susetio hanya menunduk saat diperiksa polisi di ruang Unit Reskrim Polsek Sukorejo, Blitar, Kamis (3/10/2019).

Ia mengaku ini bukan kali pertama Susetio mencuri helm milik pegawai toko.

Pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu mengaku sudah empat kali mencuri helm milih pegawai di toko Graha Bangunan.

Tetapi, aksi terakhir susetio kali ini malah tepergok pegawai toko bangunan tersebut.

“Saya sudah tiga kali mencuri helm di sini (toko bangunan Graha Bangunan),” kata Susetio.

Susetio mengaku nekat mencuri helm karena tertekan persoalan ekonomi.

Ia mengaku dituntut oleh istrinya untuk mendapatkan uang setiap hari.

Sementara bapak tiga anak itu bekerja sebagai tukang bangunan. Susetio biasanya menggarap bangunan rumah secara borongan.

Tetapi belakangan ini pekerjaan garapan sebagai buruh bangunan borongan rumah terbilang sepi.

Susetio akhirnya bekerja sebagai tukan bangunan harian.

Upah menjadi tukang bangunan harian ia dapatkan sebesar Rp 100 ribu per hari.

Sementara sang istri merasa kurang apabila hanya diberi Rp 100 ribu per hari oleh sang suami.

“Istri saya kurang dikasih uang Rp 100 ribu per hari. Dia inginnya saya tetap memborong bangunan rumah. Tapi akhir-akhir ini sepi garapan,” kata Susetio.

Istrinya menuntut Susetio harus pulang dengan membawa uang. Kepepet, akhirnya Susetio mengambil jalan pintas.

Ia nekat mencuri helm untuk memenuhi uang belanja istrinya.

“Tiap hari saya harus keluar dan pulang harus bawa uang. Saya bingung, akhirnya mencuri helm. Istri saya marah kalau uang belanjanya kurang,” ujarnya.

Helm hasil curian itu dijual kembali oleh Susetio.

“Helmnya saya jual di dekat Pasar Legi. Saya jual seharga Rp 30.000 sampai Rp 35.000,” ujarnya.

Ketahuan Lewat Rekaman CCTV
Belakangan, beberapa pegawai memang mengeluh kehilangan helm yang ditaruh di atas sepeda motor yang diparkir di halaman toko.

Pegawai toko bangunan memang sudang mencurigai Susetio yang mencuri hel di parkiran toko tersebut.

Kemudian, pegawai mencoba memeriksa rekaman kamera CCTV di bagian depan toko.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat pelaku pencurian helm adalah Susetio. Akhirnya pegawai toko menunggu pelaku.

Pegawai menangkap Susetio saat hendak mencuri helm keempat kalinya di toko bangunan itu.

Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Iptu Waedi mengatakan, pelaku ditangkap oleh pegawai toko bangunan, yang kemudian membawanya ke polisi.

Menurutnya, tiga korban yang helmnya hilang tidak melaporkan kasus itu ke polisi.

Ketiga korban hanya meminta pelaku mengganti helm yang telah dicuri pelaku.

“Kasusnya juga masuk tindak pidana ringan (Tipiring). Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma), kasus pencurian yang kerugian materilnya di bawah Rp 2,5 juta masuk Tipiring,” katanya.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...