Tak Direstui, Sepasang Bocah 13 Tahun Lompat ke Sungai untuk Buktikan Cinta, Panik Minta Diselamatkan Saat Lihat Kadal Besar

by

Seringkali, anak-anak usia awal remaja masih belum memahami apa yang mereka lakukan.

Mereka cenderung meniru apa saja yang mereka lihat, biasanya perbuatan orang dewasa di sekitar mereka atau melalui media.

Karena itulah, di usia tersebut orangtua berperan penting untuk membimbing mereka.

Dilansir dari China Press (20/8/2019) Sepasang remaja berusia 13 tahun di Thailand melopat ke sungai demi buktikan cinta mereka kepada orangtua si gadis.

Menurut Thai Xintai Daily, bocah lelaki yang melompat ke sungai itu mengatakan bahwa dia dan pacarnya telah saling jatuh cinta sejak kecil.

Namun menurutnya, orangtua si gadis berusaha menghalangi mereka untuk berinteraksi satu sama lain.

Hal itulah yang membuatnya dan si gadis nekat melompat ke sungai.

Dia juga mengaku bahwa ‘pembuktian cinta’ yang mereka lakukan merupakan kesepakatan mereka.

Sebelum melakukannya, si remaja laki-laki lebih dulu membahasnya bersama si gadis di tepi sungai, hingga ditemukanlah ide untuk melompat ke sungai itu.

Mereka pun benar-benar melompat ke sungai bersama-sama.

Kemudian, hal yang tak mereka duga terjadi setelah keduanya melompat ke dalam air.

Pasangan remaja tersebut melihat seekor kadal besar berenang di sungai itu.

Si remaja laki-laki akhirnya membuka genggaman tangannya dan ingin melarikan diri, sementara si gadis hanya bisa terdiam ketakutan.

Dilepasnya genggaman si remaja laki-laki ternyata membuat pacarnya mulai tenggalam karena dia tak bisa berenang.

Setelah berjuang beberapa kali, si gadis tenggelam ke dalam air dan tak bisa bernafas.

Namun, keduanya masih terus mencoba berenang ke daratan hingga ada seseorang yang melihat mereka. Si remaja-laki-laki pun meminta tolong untuk diselamatkan.

Setelah berhasil diselamatkan, ibu si laki-laki remaja mengaku bahwa dia tahu putranya berpacaran dengan gadis remaja itu. Dia pun sempat memperingatkan putranya untuk tidak melewati batas.

Sang ibu tidak berharap putranya melakukan hal yang akan melukai hidupnya sendiri, juga melukai si gadis dan membuatnya sedih.

Ibu remaja laki-laki yang merasa bertanggung jawab atas kelakuan anaknya pun menyuruh anaknya untuk meminta maaf pada orangtua si gadis secara pribadi.

Ya, remaja laki-laki itu belum memahami apa yang dia lakukan.

Sumber: suar.grid.id

Loading...
loading...
loading...