Syekh Ali Jaber Syok Bongkar Motif Pelaku, Terungkap dari Kejanggalan Ini: Separuh Pisau Menusuk

by -351 views

Menjadi korban penusukan orang tak dikenal, pendakwah Syekh Ali Jaber mulai kuliti motif pelaku.

Syekh Ali Jaber menduga ada motif tertentu hingga pelaku nekat melakukan penusukan saat dirinya tengah mengisi kajian di Bandar Lambung, Minggu (13/9/2020).

Pasalnya ulama kondang ini mengaku ada kejanggalan yang ia temukan setelah menjadi korban penusukan.

Syekh Ali Jaber seolah juga menampik pengakuan orangtua pelaku yang menyebut putranya mengidap gangguan kejiwaan.

Bukan tanpa alasan pendakwah 44 tahun ini merasa janggal setelah melihatdalamnya  luka tusukan akibat perbuatan si pelaku.

“Kalau urusan pribadi, saya tidak ada tuduhan.

Tapi secara hukum, dia (pelaku) harus diproses,” kata Ali Jaber saat ditemui usai kejadian di Rumah Hijrah Annaba, Sukarame, Minggu (13/9/2020) malam.

Ali juga mempertanyakan motif penusukan yang dialaminya. Sebab, ada beberapa kejanggalan ketika melihat sosok pelaku.

“(pelaku) bukan orang yang, maaf, gila sembarangan. Pertama dari segi kekuatan, badannya kurus, kecil.

Tidak mungkin jika melihat tubuhnya bisa ada kekuatan sampai separuh pisau menusuk,” kata Ali Jaber.

Ali bersyukur sempat menengok sekilas ke arah kanan.

Beberapa detik sebelum ditusuk, dia sedang berinteraksi dengan jemaah yang berada di sisi kiri panggung.

“Mungkin jika saya masih fokus dengan jemaah di sebelah kiri, mungkin sangat mudah dia menusuk bagian dada atau di leher.

Karena dia tangan di atas, bukan menusuk ke perut,” kata Ali Jaber.

Sebelumnya diberitakan, Ali Jaber ditusuk seorang pemuda berinisial AA saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Minggu (13/9/2020) sore.

Akibat kejadian itu, Ali Jaber menderita luka tusuk di bahu dan harus menerima enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar.

Adapun pelaku ditangkap oleh jemaah dan telah diserahkan ke pihak berwajib. Saat ini polisi masih menyelidiki motif penusukan.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...