Stok Janda Muda Capai 900 Orang di Pamekasan Madura

by

Kaum hawa yang berstatus janda di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur semakin hari kian bertambah.

Berdasarkan data Kantor Pengadian Agama (PA) Kabupaten Pamekasan, terhitung per Juli 2019 sudah ada 900 kasus gugatan perceraian.

“Kalau kalkulasi per tahun rata-rata hingga 1.500 gugatan perceraian,” terang Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Pamekasan, Imam Faruk, Jumat (26/7/2019).

Menurutnya, tingginya angka perceraian di Kabupaten Pamekasan lantaran banyaknya suami yang kurang bertanggung jawab serta persolan moral suami.

“Penyebab tingginya angka perceraian sebetulnya bermacam-macam, namun kebanyakan karena kurang tanggung jawabnya para suami termasuk faktor moral juga ada,” jelasnya.

Selain itu, faktor nikah dini juga disinyalir menjadi penyebab gugatan yang berakhir dengan perceraian.

“Rata-rata dari mereka yang bercerai usia masa perkawinannya ada yang masih 7- 10 tahunan,” tutupnya.

Sumber: portalmadura.com

Loading...
loading...
loading...