Setelah Bentak & Sebut Sesat, Arteria Dahlan Terekam Kamera Enggan Bersalaman Sama Prof Emil Salim

by

Politisi PDI-P Arteria Dahlan sempat membentak dan menyebut ekonom Prof Emil Salim sesat di acara Mata Najwa.

Setelah selesai acara, Arteria Dahlan terekam kamera enggan bersalaman dengan Prof Emil Salim.

Ia justru melenggang pergi meninggalkan studio terlebih dahulu.

Dalam acara Mata Najwa bertajuk ‘Ragu-Ragu Perpu’ yang tayang pada Rabu (9/10/2019), mendatangkan sejumlah tokoh dari anggota DPR serta pengamat politik dan lembaga survei.

Enam orang yang menjadi narasumber di antaranya yakni Johnny G. Plate Sekjen Nasdem, Arteria Dahlan anggota DPR Fraksi PDI-P, Supratman Andi Atgas Ketua Badan Legislasi, Prof Emil Salim dosen pascasarjana UI, Feri Amsari Direktur Pusat Konstitusi Universitas Andalas, serta Direktur Ekskutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan.

Seperti biasa, pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab, membagi narasumber tersebut dalam dua sisi yakni tokoh parti politik dan nor partai politik.

Di sisi kanan Najwa Shihab ada tiga tokoh dari partai politik yakni Johnny G. Plate, Arteria Dahlan, Supratman Andi Atgas.

Sementara di sisi kiri Najwa Shihab duduk tiga orang tokoh non partai yakni Prof Emil Salim, Feri Amsari, dan Djayadi Hanan.

Acara tersebut membahas soal kelanjutan Perppu KPK yang tak kunjung ada kejelasan.

Perdebatan sengit pun terjadi dari dua kubu tersebut. Satu orang yang cukup menyita perhatian publik adalah Arteria Dahlan.

Ia dengan kerap menyela pembicaraan narasumber lain saat tengah menjelaskan. Sikapnya pun dinilai arogan.

Arteria Dahlan bahkan juga berani membentak dan menyebut Prof Emil Salim sesat.

Pria 44 tahun tersebut tampak ngotot bahkan menunjuk-nunjuk Prof Emil Salim.

Saat Prof Emil menjelaskan, seolah Arteria Dahlan enggan mendengarkan dan pilih terus menyanggahnya.

“Di dalam aturan Undang-undang KPK ada kewajiban menyampaikan laporan,” kata Prof Emil Salim.

Belum selesai penjelasan Prof Emil, Arteria Dahlan dengan nada tinggi menyela.

Ia bahkan juga menunjuk-nunjuk Prof Emil.

“Nggak pernah dikerjakan Prof, Prof tau nggak? Saya di DPR, Prof,” kata Arteria Dahlan.

Baru ingin menjelaskan, Arteria Dahlan terus ngotot dan mencecar Prof Emil.

Ia bahkan menyebut Prof Emil sesat.

“Mana Prof? Prof sesat. Ini namanya sesat,” katanya.

Sikap kekeuh Arteria Dahlan juga berlangsung hingga acara berakhir.

Sebenarnya perdebatan memang terjadi pada hampir seluruh narasumber.

Namun, tampaknya sikap Arteria Dahlan dinilai arogan dan tak sopan.

Bahkan hingga acara tersebut selesai, Arteria Dahlan terekam kamera enggan bersalaman dengan Prof Emil Salim.

Momen tersebut diunggah oleh seorang pengguna Twitter bernama @SeptianSESCO pada Rabu (9/10/2019).

Hingga berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton sebanyak 238 ribu kali.

Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, para narasumber tampak saling bersalaman satu sama lain.

Johnny G. Plate dan Supratman Andi Atgas yang tempat duduknya di sisi kanan Najwa Shihab menghampiri narasumber di sisi non partai politik.

Johny G. Plate tampak menyalami Prof Emil Salim, mereka pun terlibat obrolan kecil.

Sementara Supratman Andi Atgas juga tampak menghampiri Direktur Ekskutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan.

Feri Amsari menghampiri Arteria Dahlan yang masih berdiri di atas kurisnya.

Mereka tampak berbincang singkat.

Namun, tak tampak Arteria Dahlan menyalami Prof Emil Salim yang telah dibentaknya.

Ia hanya bersalaman dengan Djayadi Hanan dan Supratman Andi Atgas.

Pria 44 tahun tersebut pun meninggalkan studio tanpa bersalaman dengan Prof Emil Salim.

Setelah acara Mata Najwa tersebut, nama Arteria Dahlan memang menjadi sorotan publik lantaran sikapnya yang dinilai arogan dan tidak sopan.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...