Seorang Penumpang Wanita Memaksa agar Dinikahi Abang Ojol, Polisi Turun Tangan Atasi Aksi Nekatnya

by -3,181 views

Seorang penumpang wanita bikin geger karena memaksaksa driver ojek online (ojol) menikahi dirinya.

Kisah driver ojol dipaksa penumpang wanitanya ini juga sempat viral di media sosial.

Kisah pemaksaan untuk menikahi penumpang ini terjadi di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sadarul (21) adalah si abang ojol yang menjadi korban pemaksaan untuk menikahi penumpangnya.

Masalah ini berawal saat temannya, Rizal, seorang driver ojek online meminta Sadarul menjemput seorang wanita bernama Amelia Dewi.

Sadarul akhirnya menyanggupinya, karena lokasi penjemputan ternyata tak jauh dari rumah kos yang ditempatinya.

Di jalan Hertasning, Amelia Dewi sudah menunggu dan hanya beberapa menit berselang. Sadarul akhirnya sampai di tempat wanita tersebut.

Ketika bertemu, Amelia meminta mampir terlebih dulu ke rumah kos Sadarul, karena dirinya haus dan ingin minum air putih.

Amelia mengaku ia baru saja selesai berolahraga.

Tanpa curiga, Sadarul membawa penumpangnya tersebut ke rumah kosnya yang memang tak jauh dari lokasi jemputannya.

“Jadi, baru sehari ketemu, besoknya Amelia datang lagi ke rumah kos dan memaksa saya mengantarkan dirinya untuk jalan-jalan”

“Tapi saya tidak bisa karena saya baru tiba dari kampung di Kabupaten Takalar,” tutur Sadarul.

Sadarul pun menolak dengan alasan lelah. Namun penolakan Sadarul tidak begitu dihiraukan oleh Amelia.

Wanita ini nekat memaksa bahkan tetap menunggu di depan pintu pagar rumah kos Sadarul. Sadarul juga mulai curiga pada wanita itu.

“Bukan saya saja yang resah, tapi penghuni kos lainnya. Amelia memaksa mau masuk, tapi tidak diperbolehkan”

“Dia sempat memanjat pagar dan melempari kaca jendela kamar kos”

“Tapi kami semua diamkan saja sampai dia tertidur di depan pintu pagar,” katanya.

Esok harinya, Amelia masih saja tetap menunggu di depan rumah kos Sadarul.

Hingga akhirnya Sadarul menghubungi rekannya, Rizal untuk meminta pertolongan.

“Tapi Rizal tidak mau datang, sampai akhirnya Amelia minta diantarkan ke Departemen Agama Jl Rapoccini,” katanya.

“Agar masalah selesai akhirnya saya antarkan. Ternyata sampai sana Amelia malah minta dinikahi” lanjutnya.

“Saya pun menolak dan warga banyak berdatangan saat saya terlibat cekcok”

“Saya pun meminta warga agar mengamankan Amelia sambil menunggu polisi datang.”jelas dia.

Aparat kepolisian akhirnya datang menjemput Sadarul dan Amelia.

Keduanya kemudian dibawa ke Markas Polsekta Rappocini untuk dimintai keterangannya.

Saat di Polsekta Rappocini, keponakan Amelia datang menjemput.

Keponakannya Amelia mengaku, tantenya ternyata mengalami kelainan jiwa.

“Masalah pun selesai dan saya cabut laporan,” terangnya.

Tanpa disangka, keesokan harinya Amelia datang bersama anggota Polsekta Panakukang.

Bahkan di situ, Sadarul dituduh sudah melakukan pemerkoaan.

Akan tetapi, usai diselidiki oleh aparat kepolisian, laporan Amelia adalah laporan palsu.

“Saya sempat kaget, termasuk juga dengan penghuni rumah kos lainnya”

“Teman-teman kos bilang, kita dapat masalah besar ini dituduh melakukan pemerkosaan”

“Tapi saat di Polsekta Panakukang, ada seorang Polwan yang mengenali Amelia”

“Polwan itu pernah menangani kasus Amelia dengan laporan yang sama”

“Polwan itu juga menegaskan bahwa Amelia mengidap gangguan kejiwaan,” ujarnya.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...