Sempat Viral Siswa Bawa Celurit Untuk Ambil HP yang Disita Guru, Begini Nasib Pelaku Sekarang

by

Sempat viral bawa celurit untuk ambil hp yang disita, begini nasib akhir pelaku.

Sebelumnya, warga Yogyakarta dihebohkan dengan video berdurasi 30 detik yang menunjukkan sikap siswa menenteng senjata tajam untuk berhadapan dengan guru yang ambil ponselnya.

Terlihat jika siswa tersebut membawa celurit ke ruang guru lantaran tak terima ponselnya disita.

Sang guru pun langsung mengembalikannya. Lalu bagaimana nasib siswa tersebut?

Informasi terkini, siswa itu adalah siswa SMP N 5 Ngawen.

Kedua belah pihak, baik siswa maupun sekolah SMP N 5 Ngawen telah membuat surat pernyataan pada hari ini, Rabu (11/9/2019).

Kabar tersebut dibagikan melalui media sosial, Instagram @merapi_news beberapa jam setelah video tersebut viral.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat 6 September 2019 pada pukul 09.30 WIB.

Menurut surat pernyataan tersebut, sang ayah, Tomo Sumito menuliskan sanggup meminta maaf pada pihak sekolah.

Lebih lanjut, pihak pelaku menuliskan akan tetap tunduk pada tata tertib sekolah.

Sementara pihak sekolah juga berjanji untuk tidak membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.

Berikut isi surat pernyataan atas sikap siswa yang membawa senjata tajam untuk ambil ponselnya yang disita.

Pihak 1 (Tomo Sumito

Pihak 2 (Sriyana (Kepala SMP N 5 Ngawen)

1. Pihak pertama sanggup meminta maaf kepada pihak kedua atas kejadian tersebut dan pihak kedua memberi maaf kepada pihak pertama

2. Pihak pertama tetap tunduk pada tata tertib sekolah yang berlaku selama menajdi peserta didik di SMP N 5 Ngawen

3. Kedua belah pihak tidak ada unsur dendam di kemudian hari

4. Kedua belah pihak sanggup untuk tidak membuat laporan polisi terkait siapapun dan apapun yang berhubungan dengan kesalahpahaman tersebut

Sebuah video berdurasi 30 detik viral saat terlihat seorang siswa berjalan perlahan membawa senjata tajam, celurit.

Tingkah ini semakin menarik perhatian lantaran siswa tersebut ternyata menghampiri ruang guru.

Video singkat tersebut diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini dan Twitter, @zumha_ pada Rabu (11/9/2019).

Menurut unggahan dan informasi yang beredar, video tersebut diambil di satu sekolah yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Ternyata siswa yang masih menggunakan celana seragam sekolah tersebut hendak mengambil ponselnya yang sudah disita guru.

Hal tersebut terlihat setelah seorang guru yang merekam aksi tersebut mengambil ponsel dan menyebut akan kembalikan ponselnya.

“Wes tak balikke hapemu daripada aku kelangan nyawa,” ujar satu guru lain.

(Sudah akan ku kembalikan handphonemu daripada aku kehilangan nyawa)

Terlihat orang di balik kamera mengambil ponsel dari dalam tas dan mendekat pada siswa yang masih berjalan tanpa rasa takut.

Guru tersebut hanya berhenti sampai di pintu dan melemparkan ponsel milik siswanya.

“Nyoo balikke, jikuk gek mulih. Wes pindah sekolah, rasah sekolah ning kene,” ujar guru yang merekam.

(Nih saya kembalikan, ambil lalu pulang. Sudah pindah sekolah, tidak usah sekolah di sini)

Sementara guru lain yang menyaksikan berseru meminta siswa yang belum diketahui identitasnya itu untuk melemparkan saja senjata tajam yang dia bawa.

Postingan ini sudah beredar di linimasa media sosial, dan sudah dibagikan hingga ratusan kali.

Dan hingga kini, belum ada klarifikasi terkait kejadian tersebut dari pihak terkait maupun pihak kepolisian.

Namun jika menurut postingan yang beredar, siswa ini disebut sudah kecanduan game online.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...