Selain Ucapkan Innalillahi, Ini yang Harus Dilakukan Muslim Jika Saudaranya Meninggal

by -576 views

Sebagai seorang Muslim yang baik ketika mendengar saudara meninggal dunia, maka kalimat pertama yang diucapkan adalah Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun.

Artinya ucapan itu adalah sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali.

Namun selain mengucapkan kalimat tersebut, apalagi yang harus diucapkan?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, selain mengucapkan kalimat Innalillahi,

seorang Muslim seharusnya mendoakan saudara yang meninggal agar Allah mengampuni segala dosa-dosanya dan dijadikan husnul khatimah.

“Sebagai seorang hamba yang mendapat ridhaNya. Selain itu layaknya sebagai Muslim, lakukan takziyah, mensalati, mengantar hingga menguburkan, tunaikan hak-haknya sebagai seorang Muslim yang meninggal dunia.

Sebab sesungguhnya Muslim itu bersuadara, baik di dunia dan akhirat nanti,” katanya saat dihubungi Okezone, Sabtu (8/2/2020).

Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ ». قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ »

“Dari Abu Hurairah rodiallahu’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda: ‘Hak seorang Muslim atas Muslim yang lainnya ada enam: dikatakan kepadanya ‘apakah itu wahai Rasulullah?’, Beliau mengatakan: Jika engkau berjumpa maka sampaikanlah salam, jika dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika dia meminta nasihatmu maka nasehatilah dia, jika dia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah dia, jika sakit maka jenguklah ia, dan jika meninggal maka iringilah jenazahnya’.” (H.R Muslim).

Ainul Yaqin menuturkan, hal ini dikarenakan Muslim satu dengan yang lainnya adalah saudara.

Seorang Muslim yang sempurna adalah yang ikut merasakan kesedihan dan kehilangan dan ikut ber empati ketika saudara Muslimnya tertimpa musibah.

Seperti dijelaskan dalam suatu riwayat hadist, Rasulullah SAW bersabda:

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِى تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى »

Dari Nu’man bin Basyir berkata: Rasulullah SAW bersabda:” Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kasih sayang dan perasaan mereka seperti satu jasad, jika salah satu anggota mengaduh kesakitan maka seluruh jasad akan merespon dengan bergadang dan panas” (HR. Muslim).

Sumber: okezone.com

loading...
loading...