Sebelum Tewas Dimutilasi, Vera Kerap Merasa Ketakutan Atas Sikap Temperamen Sang Pacar

by

DP, diduga kuat berhubungan dengan kematian dan mutilasi terhadap kekasihnya, Vera Oktaria (20).

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

“Sementara dugaan awal kekasihnya dari informasi yang didapat dia masuk bersama seorang laki-laki dugaan kuat pacarnya di penginapan tersebut. Tapi kita masih selidiki dan cari betul infomasi yang akurat,” katanya Sabtu (11/5/2019).

Hal ini senada dengan dugaan yang dikatakan pihak keluarga.

Suhartini (50) ibu kandung Vera mengungkapkan anak bungsunya itu selalu merasa ketakutan dan gelisah dengan sikap pacarnya yang cenderung temperamental.

“Sebenarnya Vera sudah tidak mau lagi sama dia (DP). Soalnya pacarnya itu bengis orangnya, suka main tangan,” ungkapnya.

Tribunsumsel.com lantas mendatangi rumah DP yang berjarak sekitar 150 meter dari kediaman korban.

Rumah bercat merah muda dengan tiang abu-abu yang berlokasi di Jalan KH Azhari Taman bacaan RT.06 RW. 03 Kelurahan Tangga Takat Plaju, Kota Palembang ini, terlihat sepi.

Tidak terlihat adanya pihak keluarga yang berada di sekitar rumah. Namun kondisi pagar tidak dalam keadaan terkunci.

Juga terlihat tiga sepeda motor yang berjajar rapi di balik pagar hitam rumah milik keluarga DP.

Ketua RT.06, Nur Azizah (45) membenarkan bahwa DP adalah salah satu warganya. Sudah sekitar 4 tahun DP dan keluarganya tinggal di wilayah tersebut.

“Kami kenal keseharian anak itu sopan orangnya. Keseluruhan keluarga atau juga anak itu bagus semua. Nggak ada yang neko-neko,” kata Nur Azizah saat ditemui di rumahnya, Sabtu (11/5/2019).

Hal inilah yang menjadi penyebab keterkejutan Nur Azizah saat mendengar DP diduga kuat sebagai pelaku yang membunuh dan memutilasi Vera.

“Bukan saya mau menutupi atau membela. Tapi memang anak itu nggak banyak ulah. Tadi pagi waktu saya dengar kabar itu, wah bingung. Kaget saya dengarnya,” ucap dia.

Nur Azizah juga sempat mendengar cerita dari ayah DP, bahwa Vera sudah pernah diajak ke rumahnya.

“Karena hubungan mereka baik, nggak ada masalah,” ujarnya.

Saat mendengar dugaan pelaku yang mengarah pada DP, pihak keluarga sempat menghubunginya.

“Orang tuanya bilang kalau dia ditelepon, tapi tidak diangkat. Pihak keluarga takut nanti dia jadi korban salah sasaran. Kabar ini kan belum benar, tapi takutnya orang sudah langsung main hajar atau gimana,” katanya.

Sementara itu, tidak lama kemudian dua orang anggota keluarga DP terlihat keluar dari rumah.

Namun tidak ada satupun dari mereka yang bersedia memberikan komentar.

Dengan menggunakan masker dan helm, dua orang tersebut langsung pergi dengan mengendarai sepeda motor, tanpa memberikan keterangan sedikitpun.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan saat ini Jatanras Polda Sumsel sudah saling berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin (Muba) untuk melakukan penyelidikan.

“Kita juga memperoleh data- data info dari Polres Muba. Kita juga sudah koordinasi terkait data yang didapat dari hotel tempat mereka menginap. Selanjutnya kita sudah menurukan jatarnas polda dan bekerjasaa sama dengan Polres Muba untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...