Polisi Terjunkan Tim IT Buru Suami yang Siram Istri Dengan Air Keras di Pancoran

by -9,112 views

Kepolisian Sektor (Polsek) Pancoran menerjunkan tim IT untuk memburu suami yang menyiram istrinya dengan air keras di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pelaku yang merupakan suami korban berinisial AAN.

Kanit Reskim Polsek Pancoran Iptu Wahidin mengatakan, pelaku penyiraman kerap tinggal berpindah-pindah tempat sehingga petugas menggunakan jaringan komunikasi pelaku untuk melacak keberadaannya.

“Kemarin kita telusuri sama IT di Pejambon pada waktu Maghrib, nomor ponselnya mati. Lalu tiba-tiba nomor ponselnya timbul di Balekambang,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/5/2020).

AAN diduga pelaku penyiraman air keras terhadap wanita berinisial RA (32) di Jalan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu, 2 Mei 2020. Pelaku dan korban merupakan pasangan suami-istri.

Penyiraman air keras tersebut viral di media sosial melalui pesan grub WhatsApp pada Minggu, 3 Mei 2020.

Dugaan sementara pelaku menyiram wajah korban menggunakan air keras karena tidak terima dengan keputusan sang istri yang ingin meminta cerai.

Wahidin mengatakan, korban yang merupakan istri pelaku tidak mengetahui keberadaan resmi suaminya karena tinggal menumpang dan berpindah-pindah.

Sejumlah lokasi pernah ditempati pelaku seperti di Cirendeu, Balaikambang, Kramatjati, Pasar Manggis, Pejompongan hingga Pejambon.

“Kita masih lakukan pengejaran, semalam sudah tungguin di Balekambang berdasarkan petunjuk korban, tapi korban tidak tahu tempat tinggal persisnya karena orang tua pelaku ada di Lampung,” ujarnya.

Menurut Wahidin, pelaku masih berusia 30 tahun. Sedangkan korban berusia 32 tahun. Diduga pelaku tidak mau dicerai lantaran masih mencintai istrinya.

“Ya dia (korban) cinta pertamanya sehingga cinta banget, makanya enggak mau diputusin (diceraikan),” ucapnya.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka akibat siraman air keras pada bagian wajah dan mata kiri. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati untuk mendapat perawatan.

Beruntung luka yang dialami tidak parah, hanya memerah pada wajah dan kelopak mata.

“Korban sudah langsung dipulangkan saat itu juga,” kata Wahidin.

Sumber: inews.id

loading...
loading...