Petugas Medis di Irak Rawat Pasien Virus Corona, Sholat Tetap Pakai Hazmat Lengkap

by -435 views

Wabah Covid-19 atau virus corona yang telah menjadi pandemi dunia menjadi bencana non-alam yang mematikan bagi manusia.

Virus yang menyerang sistem pernapasan manusia ini telah mengakibatkan 7.991 korban meninggal dunia per Rabu (18/3/2020) yang dirilis oleh worldometers.info siang ini.

Para ilmuwan dan petugas medis saling bahu-membahu untuk memerangi wabah virus ini.

Mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien virus corona.

Tak ayal mereka harus bekerja keras, lembur, bahkan meninggalkan keluarga tercinta untuk membantu merawat pasien yang terus bertambah.

Cerita perjuangan mereka pun menjadi kisah haru sekaligus inspiratif yang pantas untuk diteladani.

Satu di antaranya adalah kisah petugas medis yang sedang beribadah di tengah jadwal sibuknya bekerja.

Foto itu pun viral dan mengundang pujian dari warganet di media sosial, khususnya Facebook setelah diunggah oleh akun Hawler Teaching Hospital.

Hawler Teaching Hospital adalah salah satu rumah sakit di Kota Erbil, Irak.

Virus corona telah menjangkiti 154 warga Irak dengan total kematian 11 jiwa dan pasien sembuh sebanyak 41 per Rabu (18/3/2020) siang yang dirilis worldometers.info.

Sehingga tak heran jika petugas kesehatan di sana tak kenal lelah untuk merawat para pasien virus corona.

Dalam unggahan Hawler Teaching Hospital tersebut menampilkan beberapa foto aktivitas yang terjadi di pusat perawatan pasien virus corona.

Dengan aksara Arab, Hawler Teaching Hospital menuliskan keterangan unggahan yang menjelaskan kondisi di sekitar rumah sakit.

“Beberapa foto pusat perawatan saat ini di #erbil. Selama 20 hari, pegawai pusat kota Erbil merupakan bagian dari pelayanan warga Erbil,” tulis Hawler Teaching Hospital di unggahannya di Facebook, Kamis (12/3/2020).

Dari tujuh foto tersebut yang paling menarik perhatian ialah foto petugas medis yang sedang salat dengan khidmad meski ditengah balutan pakaian hazmat.

Petugas itu tampak salat sendirian di dalam sebuah ruangan kantor. Ia duduk bersimpuh di atas sajadah berwarna coklat di tengah ruangan tersebut.

Ia bahkan masih memakai maskernya dan hanya membuka kacamata pelindungnya.

Meskipun ‘tersiksa’ karena panas, petugas medis ini tidak membuka pakaian hazmat tetapi terus melakukan tugas mereka sebagai seorang Muslim.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...