Pesan Terakhir Faiqus Syamsi Sebelum Hilang dan Ditemukan Hanya Tulang di Gunung Arjuno

by -7,558 views

Faiqus Syamsi sempat berpesan kepada ibunya sebelum hilang dan ditemukan hanya rangka di Gunung Arjuno.

Faiqus Syamsi izin kepada ibunya mendaki gunung dan ingin membuat heboh.

Suasana duka menyelimuti rumah Faiqus Syamsi, siswa SMKN 5 Surabaya yang ditemukan tinggal rangka di Gunung Arjuno.

Keluarga syok menerima kenyataan Faiqus Syamsi kembali ke rumah dengan kondisi mengenaskan.

Faiqus Syamsi ditemukan tinggal kerangka oleh Tim SAR Basarnas. Tim SAR Basarnas berhasil mengevakuasi rangka tubuh Faiqus Syamsi.

Faiqus Syamsi diketahui hilang pada Desember 2018. Sejak itu pemuda 17 tahun itu dinyatakan hilang di Gunung Arjuno.

Tim SAR Basarnas melakukan proses pencarian mulai dari lembah kidang hingga puncak bayangan.

Jenazah korban ditemukan di bawah puncak bayangan. Tim SAR Basarnas menemukan dua tulang yakni tangan dan kaki.

Sayang, tim evakuasi tak menemukan kerangka tubuh lainnya setelah dilakukan penyisiran hingga 100 meter dari titik penemuan kerangka pertama.

“Tim SARGAB melakukan penyisiran untuk mencari bagian kerangka tubuh lainnya pada radius 50-100 meter dari titik penemuan kerangka korban,” kata Dantim SAR Basarnas Farid Kurniadi seperti dilansir Tribunstyle.com dari Tribun Jatim, Sabtu (6/3/2019).

Proses evakuasi korban masih diteruskan ke pos II Gunung Arjuno dan dilanjutkan ke posko utama.

Usai penemuan dua kerangka itu polisi dan tim Basarnas langsung melakukan identifikasi.

Polisi dan tim Basarnas kemudian memastikan kerangka yang ditemukan atas nama korban Faiqus Syamsi.

“Identifikasi disaksikan pihak keluarga, kepolisian dan tim (basarnas) untuk memastikan identitas.”

“Hasilnya dipastikan atas nama korban,” katanya.

Penemuan kerangka Faiqus Syamsi telah diserahkan kepada keluarga korban.

“Kondisi ditemukan kerangka (tulang), tadi malam telah diserahterimakan kepada keluarga korban,” imbuhnya.

Suasana duka menyelimuti keluarga Faiqus Syamsi di Jalan Kendangsari XV Suarabaya. Kerabat, guru, dan rekan-rekan korban berziarah ke rumah duka.

Paman korban, Nanang, mengatakan keluarga mendapatkan kabar Faiqus Syamsi ditemukan pada Kamis (4/4/2019) sore.

Setelah proses identifikasi selesai di RS Bhayangkara Porong, jenazah langsung di makamkan.

“Dimakamkan tadi malam sekitar pukul 01.30 WIB, di pemakaman Kendangsari dekat sini,” kata Nanang di rumah duka, Sabtu (6/4/2019).

Hilang selama lima bulan, keluarga selalu berusaha mencari tau perkembangan proses evakuasi Faiqus Syamsi.

“Sebelum ditemukan kami usaha, inisiatif mencari dari relawan sampai menanyakan segala cara ingin tahu keadaannya,” kata Nanang.

Orangtua korban, Mohammad Najib dan Dumi Supartiwi tak mampu menahan duka mendalam ketika Faiqus Syamsi ditemukan hanya rangka.

Keluarga sangat syok ketika diperlihatkan tulang kaki betis dan tangan korban yang berhasil ditemukan. Apalagi kain yang masih menempel di kerangka identik dengan pakaian korban.

“Mohon maaf, mbak keluarga ayah dan ibunya masih syok.”

“Anaknya ditemukan tulang ada yang masih melekat kain tapi terkoyak ga karuan,” pungkas Nanang.

Korban Bilang Ingin Buat Heboh
Nanang mengatakan sebelum pergi, korban izin berlibur bersama enam teman sekolahnya.

“Kalau pamit, iya pamit liburan, mendaki juga sesuai perizinan.”

“Hanya sebelum pergi, dia bilang ke ibunya mau membuat heboh,” kata Nanang.

Keluarga sempat tak mengerti apa yang dimaksud remaja 17 tahun tersebut.

“Nanti saya mau bikin heboh, bu. Tidak ada permintaan hanya bilang begitu,” katanya.

Dua hari setelah pendakian, keluarga mendapat kabar Faiqus Syamsi hilang dari rombongan, (19/12/2018).

Sumber: tribunnews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.