Permintaan Terakhir Vera Oktaria Membuat Prada DP Murka Berujung Membunuh dan Nyaris Hanguskan Jasad

by

Beberapa kali aksi main tangan yang dilakukan Prada DP selama memacari Vera Oktaria rupanya membuat almarhumah mantan kasir Indomaret tersebut merasa sangat ketakutan.

Vera Oktaria merasa makin tak nyaman berhubungan cinta dengan Prada DP karena tiap kali berselisih, Prada DP tak segan main fisik.

Namun ketika Vera Oktaria meminta putus hubungan, muncul sifat posesif berlebihan pada diri Prada DP.

Prada DP murka dan tak mau melepas Vera Oktaria.

Bagi Prada DP, mending Vera Oktaria dihabisi daripada jadi milik pria lain selain dirinya.  Hasil otopsi kepolisian pun menguatkan itu.

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap hasil autopsi gadis cantik kasir Indomaret yang diduga dimutilasi oleh pacarnya yang seorang oknum tentara.

Seperti diketahui, belum lama ini, warga Musi Banyuasing, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa busana dan termutilasi di sebuah penginapan di wilayah itu.

Setelah diselidiki, mayat itu adalah Vera Oktaria (20), seorang kasir minimarket Indomaret yang berasal dari Kota Palembang.

Dugaan sementara, pembunuhan dan mutilasi itu dilakukan oleh Prada DP, yang diduga adalah kekasih korban.

Untuk memperlancar penyelidikan, pihak kepolisian pun melakukan autopsi.

Dan hasilnya, polisi memastikan tidak ada hubungan badan antara Vera Oktaria dan Prada Deri Pramana.

Polisi menengarai pembunuhan sekaligus mutilasi terhadap Vera Oktariabermula dari asmara.

Korban Vera Oktaria tak mau lagi melanjutkan hubungan dengan Prada Deri Pramana.

Sementara di sisi lain, Prada Prada Deri Pramana enggan diputuskan Vera Oktaria.

Dari situlah, diduga Deri Pramana merasa kesal karena akan diputuskan Vera Oktaria.

Dan pelaku langsung mengeksekusi korban di dalam kamar penginapan.

“Dari hasil autopsi, sama sekali tidak ada berhubungan badan. Jadi sebelum dibunuh, korban ini terlebih dahulu dianiaya di bagian kepala,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (13/5).

Dia mengemukakan, amarah Deri Pramana memuncak karena Vera Oktariameminta putus.

Deri Pramana kemudian merencanakan pembunuhan dan menjemput korban Vera Oktaria lalu membawanya ke Sungai Lilin untuk melancarkan rencananya.

“Sekarang pelakunya masih tunggal. Belum ada pelaku lain,” ujarnya.

“Dari hasil olah tempat kejadian, sidik jari yang ditemukan banyak sidik jari pelaku dan juga korban ini mengalami luka di bagian kepala.”

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...