Penjara Tak Bikin Jera Daeng Lewa: 2 Hari Bebas Lalu Bantai Keluarga

by -209 views

Keluar dari penjara tak membuat Daeng Lewa jera. Baru dua hari menghirup udara bebas, dia kembali terjerat kasus kekerasan.

Tak berperi, Daeng Lewa membantai tiga anggota keluarganya. Menggunakan parang, dia menyerang istri beserta dua mertuanya hingga terluka parah.

Kasus ini terjadi pada Jumat (23/10/2020), sekitar pukul 12.40 Wita, di rumah korban di wilayah Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Diketahui kedua mertua yang jadi korban bernama Alimuddin (62) dan istrinya Salma (60). Sementara istri pelaku bernama Selfi (30).

“Korban yang ditebas itu mertua dua orang, yaitu suami-istri. Terus istrinya pelaku. Jadi yang menebas ini adalah menantu,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim kepada detikcom.

Kondisi korban sangat mengenaskan dengan sejumlah luka tebas senjata tajam di sekujur tubuh. Para korban langsung dibawa ke RS Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan.

Usus punya usut, Daeng Lewa rupanya pernah terjerat kasus pembunuhan. Terakhir, dia menjalani masa hukuman di Lapas Makassar karena terlibat kasus pembunuhan di Jeneponto.

Polisi menyebut Daeng Lewa juga pernah terlibat kasus pembunuhan di Kalimantan.

“Belum ditahu kronologisnya, karena pelaku ini baru 2 hari keluar dari rutan dengan kasus pembunuhan juga di Jeneponto,” ujar Halim.

“Pelaku residivis, dia kasus pembunuhan di Jeneponto. Kita belum tahu statusnya, apa sudah bebas atau bagaimana karena habis kejadian pelaku melarikan diri,” tutur Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman, dalam kesempatan berbeda.

Usai membantai mertua dan istrinya, Daeng Lewa menghilang. Dia kabur setelah keji membantai anggota keluarganya. Polisi bertindak, Daeng Lewa diburu.

Tak butuh waktu lama, polisi menemukan Daeng Lewa. Namun, saat hendak diringkus dia melawan petugas. Ada anggota polisi yang terluka dan dibawa ke RS Ibnu Sina.

“Anggota kami sekarang sudah di RS, informasi memang wajah dan kaki yang diserang menggunakan parang. Atas nama Bripka Zulkadri, anggota Resmob,” ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman saat dimintai konfirmasi wartawan.

Saat melarikan diri, Daeng Lewa membawa parang. Dia melarikan diri ke wilayah Pampang setelah membantai istri dan kedua mertuanya.

Dari informasi, Daeng Lewa bersembunyi di salah satu rumah warga.

“Jajaran Polsek Panakkukang melakukan pencarian terhadap pelaku ini, karena informasi dari warga pelaku masih berkeliaran, melarikan diri namun dengan membawa parang,” kata Kompol Jamal.

Karena melawan petugas, Daeng Lewa ‘dihadiahi’ timah panas oleh polisi. Peluru bersarang di tubuh Daeng Lewa. Dia pun dibawa ke RS Bhayangkara.

“Anggota melakukan upaya penangkapan, namun pelaku ini melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap anggota kepolisian dengan memarangi bagian muka dan kaki dari anggota kami,” ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal.

Belum diketahui kondisi Daeng Lewa dalam kondisi selamat atau meninggal. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari penangkapan Daeng Lewa.

“Barang bukti yang diamankan berupa parang serta pakaian dari pelaku, karena pelaku sempat berganti pakaian di rumah tempat dia sembunyi,” ucap Kompol Jamal.

Sumber: detik.com

loading...
loading...