Penghafal Al-Qur’an Tercepat Ini Ternyata Berasal Dari Kadur Pamekasan Madura

by

Informsi ini dikutip dari salah satu Facebook yang bernama Kang Irul dengan ucupan selamat kepada adik sepupunya yang bernama Mohammad yang memiliki nama Uham Putra Arnote di akun Facebooknya.

Dia berasal dari Kadur Pamekasan putra dari pasangan M. Habiburrahman dan Masfufah asal Tampak Kadur Pamekasan Madura. Berikut isi dari ucapan selamatnya tersebut.

Dari kata-kata di atas, bisa dijabarkan lebih luas lagi tentang sosok penghafal Al-Qur’an termuda dan tercepat di pondok yang sangat tersohor dan termasuk pondok tua karena pondok Sidogiri tersebut sudah berusia 280 tahun.

Seperti yang dituturkan Kang Irul di salah satu statusnya berikut ketika kedatangan tamu terhoormat sebagai pengisi siraman rohani atau ceramah yaitu Tuan Guru Bajang ( TGB ) KH. Zainul Majdi.

Untuk menjadi seorang hafidzul Qur’an apalagi di usia yang sangat muda yaitu 16 tahun tidaklah mudah, harus ada semangat tinggi, tidak mudah menyerah, istiqomah dan yang tak kalah pentingnya adalah do’a dan dukungan kedua orang tua serta keluarga lainnya karena tanpa adanya dukungan dan do’a akan sangat sulit meraihnya.

Sehingga bagi yang ingin memiliki anak hafidz Qur’an, mulailah ajarkan sejak dini, biasakan dengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, belikan mainan yang berisi cara cepat menghafal Al-Qur’an karena sudah tidak bisa dipungkiri lagi sekarang adalah zaman di mana anak-anak muda sudah dimanjakan dengan fasilitas mainan atau game karena sudah tuntutan zaman.

Sebagai orang tua, harus bijak dalam mendidik anak yang kelak akan menjadi penerus bangsa dan senantiasa mendo’akan kepada kedua orang tuanya ketika sudah meninggal dunia.

Biografi Mohammad

Nama : Mohammad
Ayah : M. Habiburrahman
Ibu : Masfufah

Setelah lulus dari SD ( Sekolah Dasar ), Mohammad melanjutkan pendidikannya ke dua pesantren yaitu:

  • Pondok Pertama: Pondok Pesantren Banyuanyar Madura selama 3 tahun ( usia 15 tahun )
  • Pondok Kedua: Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur di usianya yang ke- 15 hingga menjadi Penghafal Al-Qur’an termuda dan tercepat.

Selain dari 2 pondok pesantren di atas, Mohammad juga tinggal di kampung yang sehari-harinya penuh dengan pendidikan agama didukung lagi oleh ayahnya yang lulusan 2 Pondok Pesantren yang disebutkan di atas.

Untuk menjadi orang yang hafidz harus tinggal di lingkungan yang mendukung pula agar relatif lebih cepat dibandingkan dengan tinggal di lingkungan yang kurang mendukung.

Yang mendukung Mohammad tersebut yaitu, lingkungan keluarga dan pondok pesantren di mana kedua-duanya adalah supporter terbaik, selain itu kembali ke diri kita masing-masing.

Orang tua, guru, Pondok Pesantren, ataupun teman itu hanyalah supporter atau pendukung kita untuk menjadi orang sukses, namun hakikatnya itu kembali kepada diri kita sendiri yang menjlani hidup.

Ada kata bijak Bahasa Inggris yang berbunyi ” Your Future is in Your Hand ” yang artinya masa depanmu ada di tanganmu.

Dan berikut foto-foto Mohammad  ketika di atas panggung bersama dengan teman-temannya:

Sumber: sudahtau.ga

Loading...
loading...
loading...