Pemuda Asal Subang Ini Sebut Matanya Gatal Saat Main Game Mobile Legends, Kemudian Jadi Bengkak

by

Sebuah unggahan pemilik akun Facebook AaDeden Kusumah mendadak viral dan mendapat banyak respons dari warganet.

Dalam unggahannya, pemilik akun menjelaskan bahwa ia menjadi korban radiasi ponsel. Ia juga mengaku sebagai orang yang suka begadang dan main game Mobile Legends (ML).

Terlihat pada foto yang diunggah, kedua mata pemilik akun AaDeden Kusumah membengkak dan agak memerah.

Hingga berita ini diterbitkan, unggahan tersebut sudah dibagikan lebih dari 2,2 ribu kali dan mendapat 134 komentar.

Saat dihubungi TribunJabar.id, pemilik akun yang diketahui bernama Deden Kusumah ini menceritakan kronologi insiden yang menimpanya.

Menurut warga Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang ini, Rabu (18/7/2018) dinihari, ia merasa matanya gatal saat sedang main game Mobile Legends.

“Saat main game, mata terasa gatal dan langsung saya kucek (mata),” ujar Deden saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Jumat (20/7/2018).

Awalnya Deden tak mempedulikan kondisi mata dan masih melanjutkan bermain game. Setelah satu pertandingan, Deden pun memutuskan berhenti guna mengobati matanya.

“Malah ada rasa panas di mata, kayak kena sambal,” ujarnya.

Deden sempat mengompres matanya menggunakan air dingin namun kondisinya tak kunjung membaik. Malah, matanya semakin memerah.

Sekitar pukul 4.30 WIB, pemuda yang menekuni bisnis jual beli online itu pergi ke apotek untuk membeli obat tetes mata. Tetap saja, tidak ada perubahan yang ia rasakan.

“Tak ada reaksi, malah keluar air mata,” kata Deden.

Pemuda berusia 21 tahun itu menjelaskan, hingga kini ia belum sempat pergi ke dokter spesialis, hanya sebatas dokter klinik saja.

Menurut Deden, kini mata kanannya sudah lebih baik. Namun mata kirinya masih membengkak.

Sejak mengalami gangguan mata, Deden mulai membatasi aktivitasnya dengan gawai. Sekarang ia hanya mengoperasikan ponsel paling lama 15 menit.

Deden mengatakan, kondisi yang dialaminya saat ini bukanlah salah game, melainkan murni karena kelalaiannya.

“Itu salah saya bukan salah game. Dalam kondisi capek, saya masih maksain cari hiburan (main game),” ujar Deden.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...