Pemerintah Prancis: Ada 4.000 Muallaf di Prancis Setiap Tahunnya

by

Sensus resmi yang diselenggarakan oleh pemerintah Prancis melalui Departemen Dalam Negeri melaporkan bahwa Islam merupakan agama yang paling disukai.

Sensus itu menyebutkan rata-rata 4000 warga Prancis memeluk Islam setiap tahunnya. Demikian situs Al-Alukah melaporkan pada Senin (22/10/13).

Para pakar agama di Prancis mengumumkan bahwa sampai saat ini sekitar 70 ribu warga Prancis telah meninggalkan agama lama dan berpindah memeluk Islam.

Berdasar sensus resmi Departemen Dalam Negeri Prancis, agama Katholik menempati urutan kedua dengan rata-rata 2900 pemeluk baru setiap tahunnya.

Urutan ketiga ditempati oleh agama Yahudi dengan rata-rata 300 pemeluk baru setiap tahunnya.

Para sosiolog Prancis menjelaskan bahwa pada 15 sampai 20 tahun lalu, faktor utama masyarakat Prancis memeluk Islam adalah kekosongan rohani.

Kini kondisi sosial dianggap sebagai faktor terbesar yang mendorong ribuan warga Prancis memeluk Islam.

Populasi Muslim di Prancis semakin berkembang dari waktu ke waktu. Saat ini, Kementerian Dalam Negeri setempat memperkirakan terdapat lima juta penduduk Muslim di Prancis.

Jumlah itu merupakan populasi Muslim terbesar yang ada di negara Eropa.

Meski Prancis merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di benua Eropa, namun kaum muslimin di Prancis mengalami banyak tekanan, intimidasi dan seranga rasis, khusunya oleh kelompok ekstrim kanan yang saat ini berkembang pesat di benua Eropa.

Berdasar laporan Lembaga Nasional Pengawas Gerakan Anti-Islam Prancis, selama 2011 jumlah serangan rasis kelompok ekstrim kanan terhadap umat Islam Prancis meningkat 34 persen dibandingkan periode 2010.

Hasil sensus pemerintah Prancis linier dengan sebuah studi yang pernah disampaikan pada awal tahun 2012 yang pernah dilaporkan surat kabar London medio Januari 2012.

Menurut penelitian kelompok think tank antar-agama Faith Matter Januari 2012 silam, angka (mualaf) sebenarnya bisa mencapai 100.000 orang, dengan sebanyak 5000 mualaf baru setiap tahunnya.

Perkiraan sebelumnya menyebutkan jumlah mualaf di Inggris antara angka 14.000 dan 25.000.

Ditanya mengapa orang-orang bisa menjadi mualaf dalam jumlah besar seperti itu, direktur Faith Matter ini menjawab,

“Saya pikir pasti ada hubungan antara meningkatnya konversi agama ini dan keunggulan Islam dalam domain publik. Orang-orang tertarik untuk mengetahui apa-apa tentang Islam, dan ketika mereka sedang mencari tahu mereka kemudian pergi ke arah yang berbeda”.

Sumber: muslimdaily.net

Loading...
loading...
loading...