Panitia MTQ Larang Peserta Pakai Cadar Saat Baca al-Qu’ran, Ternyata Ini Alasannya

by -1,052 views

Belakangan ini, beredar penggalan video tentang festival pembacaan Kitab Al Quran atau Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  yang viral di media sosial.

Video itu menjadi sorotan saat seorang wanita pembaca Al Quran atau Qoriah lebih memilih gugur dari lomba ketimbang melepas cadar atau penutup wajah.

Peristiwa itu disebut-sebut terjadi dalam acara MTQ Ke-37 Sumatera Utara di Kota Tebing Tinggi yang dibuka mulai Sabtu (5/9/2020) lalu.

“Kejadian Di Tebing Tinggi SuMut Acara MTQ Tingkat Provinsi. Peraturan macam apa ini. Allahul mustaan tak terasa menetes air mata melihat ini… MasyaAllah kami bangga denganmu ukhty fillah,” tulis laman Facebook Dakwah Masturah, Selasa (8/9/2020).

Pada video itu, terlihat seorang wanita berbusana hitam sedang bersiap membaca Al Quran. Dia merupakan peserta dengan nomor penampilan 2735 pada MTQ tersebut.

Namun sebelum mulai, panitia memintanya membuka cadar. Sebab, hal itu bagian dari aturan festival ini.

“Tolong bisa dibuka cadarnya?” kata seorang panitia melalui pengeras suara.

Mendengar permintaan itu, peserta tersebut menoleh dan untuk sejenak terdiam. Dia kemudian meminta lelaki itu mengulang perkataannya dengan menggunakan Bahasa Arab.

Sekali itu, pihak panitia menjawab agar peserta itu melepas cadarnya.

“Tolong dibuka cadarnya, karena supaya tahu kita bacaannya. Sudah dibuat aturan secara nasional, kalau enggak mau buka langsung didiskualifikasi,” kata panitia.

Wanita itu coba meminta keringanan. Dia menawarkan agar membaca dengan posisi mikrofon yang berada di balik cadar. Namun, panitia tetap menolak.

“La (tidak),” katanya.

Perempuan itu kemudian menunduk. Dia diam itu beberapa saat. Dan kemudian, dia memutuskan mundur dan bergegas pergi dari tempat acara.

Melihat keputusan itu, panitia kemudian menjelaskan bahwa peraturan melepas cadar saat membaca al-Quran pada festival MTQ sudah ditetapkan secara nasional.

Bagi yang tidak mematuhi bakal didiskualifikasi.

“Peraturan nasional. Sudah diterapkan sejak MSTQ tahun  lalu di Pontianak, yang menggunakan cadar dibuka ketika dia membaca Al Quran (pada MTQ). Saat itu pakai, sampai mana saja pakai. Terima kasih,” kata panitia.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi membuka MTQ Ke-37 Sumatera Utara di Tebing Tinggi, Sabtu (5/9/2020).

Pembukaan dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Ketua LPTQ Sumatera Utara Asren Nasution.

Festival ini diikuti sebanyak 1.197 peserta dan mengusung tema “Mari kita aktualisasikan nilai-nilai Al Qur’an guna mewujudkan SDM yang bermartabat”.

Acara ini digelar selama tujuh hari. Yakni mulai 5-11 September 2020.

“Peserta terdiri dari utusan kabupaten dan kota se-Sumatera Utara sebanyak 1.052 orang dan utusan Kafilah khusus sebanyak 145 orang,” kata Ketua Panitia MTQ ke-37 Tingkat Sumatera Utara Oki Doni Siregar dalam laporannya.

Pada MTQ kali ini, terdapat beberapa cabang yang diperlombakan.

Yakni Seni baca Al Qur’an, Hafalan Al Qur’an, Tafsir Al Qur’an, Fahmil Qur’an PA/PI, Syarhil Qur’an PA/PI, Seni kaligrafi Al Qur’an dan Cabang Karya tulis ilmiah Al Qur’an PA.

 

Mohon di viralkan apa mesti lomba MTQ untuk membaca al quran cadar di buka..
Yang dinilai bacaan tajwid nya buka wajah nya..
Jangan2 juri nya otak mesum..
Salut saya dengan kamu rela mundur dari pada ingin perlihatkan wajah mu..
Semoga istiqomah surga menanti mu..

Posted by Ilham Putra on Monday, September 7, 2020

Sumber: indozone.id

loading...
loading...