Orang Tua yang Sangat Rugi, Punya Anak Tidak Dipondokkan di Pesantren

by

Berikut beberapa nasehat dari KH. Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Pesantren Modern Gontor) untuk para orang tua yang masih enggan memasukan anaknya kedalam pondok pesantren.

[1] Terlalu memanjakan anak itu akan menghambat masa depannya, sebab nanti mereka gak bisa mandiri, gak paham agama, gak ngerti Qur’an, gak punya akhlaq, ujung-ujungnya gak bisa jadi amal jariyahmu kelak, kalau kamu telah tiada.

[2] Ketika anak mau masuk pondok apalagi menghafal Qur’an gak usah ditangisi. Itu rezeki, kamu harus bersyukur.

[3] Coba bayangkan jika anak-anakmu hidup di luar sekarang, apa iya kamu tega setiap jam 4 pagi memaksa mereka untuk bangun Tahajud?

Apa iya setiap hari kamu ada waktu menyimak setoran hafalan mereka?

[4] Coba kamu lihat dirimu sekarang sudah yakinkah kira-kira dengan sholatmu, puasamu, bisa membuat kamu masuk surga-Nya Allah?

[5] Jika kamu yakin amalmu bisa menjamin kamu masuk surga yo sak karepmu. Urusen anakmu dengan budaya barat yang sekarang lagi trend di luar sana.

[6] Anak-anak kecil wes podo pinter dolanan hape buka situs apa saja bisa, bangga punya ini itu: baju, sepatu, tas ber-merk, lha pas di suruh ngaji blekak blekuk. Ditanya tentang agama prengas-prengep, arep dadi opo?

[7] Kamu hanya dititipi mereka, nanti kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.

Kira-kira kalau anakmu lebih bangga kenal artis, lebih bangga dengan barang ber-merk, lebih seneng menghafal lagu ora genah, gak kenal Gusti Allah, gak kenal kanjeng Nabi, gak bisa baca dan paham Qur’an gak ngerti budi pekerti.

Lha kamu mau jawab apa kelak dihadapan Gusti Allah?

[8] Apa hakmu menghalangi anak-anakmu lebih dekat dengan pemiliknya dengan jalan tholabul ilmi di lingkungan yang mendukung mereka menjadi lebih arif dan berbudi? Ingat kamu hanya perantara, dipinjami, dititipi, dan diamanahi.

Semoga Allah memudahkan para generasi umat Islam untuk menjadi penghafal dan pembela Al-quran, yang kelak dengannya akan memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya, Aamiin.

Sumber: muslimoderat.net

Loading...
loading...
loading...