Orang Tua Wajib Baca! Anaknya Ketahuan Mencuri, Sang Ibu Cuma Tanya 4 Hal Ini

by

Waktu aku lagi jalan-jalan hari ini, gak sengaja aku mendengar percakapan ibu dan anak ini, tiba-tiba aku merasa sangat kagum akan cara mendidik sang mama yang hebat banget ini, mendidik anak itu harusnya seperti ini!

“Mama minum abis yogurt kamu, kamu sedih gak?”

“Sedih..” kata anak laki-laki itu sambil menangis.

“Kamu abisin semua tisu di WC McDonald’s, nanti kalau bos mereka lihat, pasti bakal nyalahin bibi yang bersihin WC, bibi itu mungkin aja dipotong gajinya lho, dia sedih gak?”

“Sedih..” anak laki-laki itu gak berani lagi lihat mamanya, mukanya pun memerah.

“Mama gak seharusnya abisin yogurt kamu tanpa tanya kamu, mama minta maaf sama kamu, mama beliin lagi kamu yang baru. Tapi bibi itu sedih gimana dong?”

“Mama, aku juga ga tau..” anak itu terdiam, tangannya mulai memainkan bajunya.

“Mama percaya kamu pasti punya cara, kamu mau coba?”

Setelah diam cukup lama, akhirnya anak itu menjawab, “Aku.. aku mau kasih permen ke mereka, boleh?”

Sang mama kemudian berpikir, tentu saja ini bukan cara yang cocok untuk meminta maaf, tapi untuk mendukung sang anak, akhirnya ibu dan anak ini pergi ke minimarket sebelah dan membeli permen.

“Mama tunggu kamu di luar ya, kalau kata omnya nanti permennya gak cukup, nanti mama bisa gantiin dulu pake uang mama.” Anak itu hanya mengangguk lalu masuk ke dalam McDonald’s.

Aku penasaran, aku ikuti dia masuk ke dalam.

Saat itu karena pas kebeneran waktu makan malem, di dalam McD penuh orang, semua pelayan juga lagi sibuk, setiap perkataan anak itu sama sekali gak ada yang denger, dia mengangkat tinggi permen loli yang baru dia beli tadi, tapi gak ada juga orang yang mempedulikannya. Dia akhirnya cuman bisa nangis..

Sang mama melihat dari luar, namun tidak berencana untuk masuk membantu anaknya, dia hanya memperhatikan dengan diam, kesalahan anaknya, harus dia sendiri yang bertanggung jawab. Begitu ia mulai menangis, pelayan McD langsung menyadari keberadaannya dan menghampirinya..

“Kenapa dek?” kata pelayan itu

“Om, aku tadi ambil semua tisu di WC om terus aku masukin ke dalem tas aku.”

Anak itu membuka tasnya, di dalam tasnya penuh dengan tisu WC yang berantakan. Pelayan itu kaget, tapi dia juga tidak tahu harus melakukan apa.

“Aku tahu aku salah, tapi jangan salahin bibi yang bersihin WC, dia nanti sedih. Mama udah beliin aku permen loli ini, aku suka permen ini, aku kasi om, aku minta maaf, boleh gak? Kata mama kalau gak cukup nanti mama bayar.”

Pelayan itu melihat sang mama di depan pintu, kemudian dia mengerti. Dia kemudian menunduk dan berkata, “Baiklah, aku terima permintaan maafmu, tapi lain kali gak boleh ambil tisu sebanyak itu lagi ya!”

“Makasih om!” jawab sang anak. Kemudian dengan senyum yang lebar dia keluar dari pintu McD itu.

Cara mendidik orang tua itu menentukan masa depan sang anak, karatker dari orang tua juga menentukan kehidupan sang anak.

Dalam pertumbuhan anak-anak, pasti akan menemukan banyak sekali masalah, kadang mereka sangat lemah, kadangs angat sensitif, setiap orang tua adalah guru mereka yang perlu mengarahkan mereka untuk berjalan ke arah yang benar.

Waktu anak-anak melakukan kesalahan, banyak orang tua yang akhirnya memutuskan untuk memarahi mereka akan kesalahan mereka supaya anak-anak gak lagi melakukannya, tapi di titik itulah mereka melupakan kalau anak-anak perlu bertanggung jawab akan kesalahan mereka, padahal itulah yang akan membentuk karakter dari sang anak.

Mama di atas memberikan contoh yang sangat baik. Ia membuat sang anak mengetahui dahulu akan kesalahannya dan mendorongnya untuk mencari cara agar dapat bertanggung jawab bagi kesalahan yang sudah dibuatnya.

Di dalam proses ini, anak-anak tidak hanya akan belajar bagaimana menyelesaikan masalah, dia juga berani bertanggung jawab akan apa yang sudah diperbuatnya. Selain itu, dia juga harus berani untuk menghadapi orang asing, ini adalah contoh cara mendidik yang sangat baik.

Waktu anak melakukan kesalahan, jangan hanya terfokus pada menyalahkan dan memarahinya, tapi harus menjadikan ini sebagai kesempatan untuk belajar dan membentuknya, mama ini tidak hanya mengijinkan sang anak bertemu sendiri dengan pelayan itu, bahkan membuat masalah ini selesai dengan baik.

Kebanyakan orang tua sekarang terlalu melindungi anak-ank, padahal hal itu justru akan membuat anak-anak kehilangan keberanian dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah, tentunya anak ini pasti akan berterima kasih pada mamanya suatu hari nanti.

Yuk bagikan kisah ini, supaya semakin banyak orang yang tahu akan pentingnya mendidik anak dengan cara yang benar!

Sumber: cerpen.co.id

Loading...
loading...
loading...