Ojek Online Ini Rela 2 Jam Kebasahan Demi Atur Kendaraan Melintasi Banjir di Palembang

by -173 views

Hujan lebat disertai angin kencang membuat banjir di jalan Kol H Barlian Palembang, Kamis (26/12/2019).

Genangan air setinggi lutut orang dewasa mengakibatkan macet panjang.

Banyak pengendara motor berhenti, tidak berani melewati banjir tersebut.

Mereka takut resiko motor mogok.

Sebab sudah ada beberapa motor mogok akibat memaksa menerobos banjir.

Seorang laki-laki sendirian mengunakan pakaian ojek online terlihat mengatur Jalan Kolonel H Burlian.

Ia terlihat bersemangat walapun hujan tetap mengguyur kawasan itu.

Tanpa meminta imbalan, pria itu mengatur agar pengendara motor tidak salah pilih jalan.

Tidak terlihat petugas kepolisian dan dinas perhubungan di sekitar lokasi langganan banjir ini.

Saat diwawancarai, pria itu menjelaskan sudah 2 jam mengatur jalan ini.

Ia hanya inggin beramal agar memudahakan pengendara motor pulang ke rumah tanpa mogok.

“Tadi ramai teman teman saya sama sama ojek online mengatur jalan berhubung banyak jalan yang banjir jadi kami pencar tinggal saya sendiri di sini.’

“Saya sudah dua jam di sini, saya sengaja tidak narik orderan agar jalan ini tidak terlalu parah macet,” tuturnya saat menjelaskan dengan terbata bata karna badanya sudah kedinginan.

Macet di Arah Bandara SMB II
Hujan lebat disertai angin kencang dan petir mengguyur Kota Palembang mulai dari sore tadi pukul 17.00 (26/12/2019).

Akibat dari hujan tersebut ruas jalan menuju ke bandara SMB II tergenang banjir setinggi betis orang dewasa.

Berdasarkan pantauan wartawan Tribun sumsel di lokasi kejadian, banjir yang melanda ruas jalan Soekarno Hatta menyebabkan kemacetan sepanjang hampir 2 kilometer.

Bahkan terlihat warga yang mendorong motornya, karena tergenang air sehingga mesin tidak dapat hidup.

Saat ini, banjir yang menggenangi Jalan Tanjung Api Api belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Sampai berita ini diturunkan kemacetan akibat banjir telah merembet ke ruas jalan Kolonel H Barlian.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...