Nyaris Menjanda Akibat Tergoda Pria Miskin Berpenampilan Pengusaha

by

Maksud hati menggugat cerai suami demi lelaki baru yang tampak tajir, tetapi nasib berkata lain. Itulah yang dialami Karin -bukan nama sebenarnya- saat menggugat cerai suaminya demi bisa menggandeng pria lain.

Karin bisa dibilang materialis. Gugatan cerainya juga karena perempuan 35 tahun itu silau oleh harta.

Namun, Karin juga membatalkan gugatan perceraiannya karena harta. Kok bisa? Begini ceritanya.

Karin sebenarnya sudah punya suami yang mapan secara ekonomi. Sebut saja namanya Donwori (37).

Namun, sifat tamak membuat Karin ingin memperoleh lebih dari yang bisa dicukupi Donwori. Singkat kata, Karin berselingkuh.

Karin tergoda oleh pria lain yang berpenampilan perlente. Sebut saja Donjuan yang penampilannya mirip pengusaha tajir.

Menurut Karin, selingkuhannya selalu berdandan ala eksekutif muda alias eksmud. “Kalau dilihat, prejengannya (penampilannya, red) seperti eksmud-eksmud itu lho,” kata Karin di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya belum lama ini.

Karena penampilan Donjuan yang memikat, Karin langsung terpikat. Terjadilah affaire d’amour.

Dalam penilaian Karin, penampilan Donjuan adalah jawaban atas keinginannya tentang kriteria suami ideal. Secara fisik, Donjuan lebih tampan ketimbang Donwori.

Maaf saja, Donwori dari segi fisik memang tak istimewa. Anggap saja pas-pasan.

Di sisi lain, Donjuan tidak hanya berpenampilan perlente, tetapi juga royal jika sedang bersama Karin. Apalagi Donjuan mengaku berprofesi sebagai pengusaha.

“Ke aku, ngakune pengusaha di luar Jawa. Melihat tampilannya ya aku percaya saja,” imbuh Karin.

Sampai-sampai Karin lupa statusnya sebagai perempuan bersuami. Karin malah makin ganjen lantaran Donjuan yang memang lihat bersandiwara.

Karena saking keblingernya, Karin menggugat cerai Donwori. Alasannya sudah tidak cinta dan telah menemukan pria lain yang lebih tampan serta mapan.

Donwori tentu saja menolak gugatan Karin. Namun, karena Karin mengeyel, Donwori pun mengalah.

Saat proses perceraian, Karin mencoba menelusuri Donjuan lebih jauh. Apalagi Donjuan mengaku tinggal di kawasan elite Surabaya.

Dugaan Karin ternyata salah besar. Sebab, Donjuan bukanlah pengusaha, apalagi tinggal di kompleks elite.

Karin kaget karena Donjuan ternyata tinggal di rumah kontrakan. Gampangnya, Donjuan tergolong pria miskin.

Donjuan memang tinggal di kawasan Surabaya Barat. Namun, bukan di kawasan elite.

“Aku lihat, lho kok kontrakannya kecil. Nyelempit lagi. Masa pengusaha  tinggal di kontrakan?” keluh Karin dengan nada kesal.

Karena marah telah tertipu, Karin pun memutuskan hubungannya dengan Donjuan. Tanpa malu, Karin kembali ke pelukan Donwori.

Karin menarik gugatan cerainya. Ndilalah, Donwori tetap mau menerimanya.

Karena itu Karin bolak-balik ke pengacara untuk membatalkan gugatan cerainya. “Makanya ini mau narik gugatan dan balik lagi,” ujarnya dengan nada santai.

Sumber: jpnn.com

Loading...
loading...
loading...