Nussa dan Rara: Gebrakan Animasi Islam Indonesia, Siapa Sih di Belakangnya?

by

Dunia perfilman Indonesia, khusunya dalam genre animasi memang cenderung berkembang dengan lambat.

Tayangan-tayangan mendidik untuk anak-anak pun kian lama sulit untuk ditemukan.

Tidak ingin kalah dengan serial animasi dari negeri tetangga, kini animasi Indonesia mulai melakukan gebrakan.

Web series animasi Nussa dan Rara yang telah merilis episode pertamanya di channel Youtube Nussa Official, menjadi napas baru bagi dunia animasi Indonesia.

Animasi ini merupakan produksi dari rumah animasi The Little Giantz yang di gagas oleh Mario Irwinsyah dengan kolaborasi bersama 4 Stripe Production.

Mendapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia, episode perdana dari Nussa Official kini telah disaksian oleh 2.2 juta penonton dan memiliki 400 Ribu lebih subscriber.

Bahkan, menduduki posisi trending 3 di YouTube Indonesia.

Dari sisi pengisi suara, tokoh Nussa di dubbing oleh Muzzaki Ramdhan dan karakter Rara diisi oleh Aysha Ocean Fajar.

Muzakki Ramdhan adalah salah satu aktor cilik yang sudah pernah bermain di beberapa film Indonesia, salah satunya ialah film The Returning (2018), sedangkan Aysha Ocean adalah seorang gadis kecil berusia 4 tahun yang lahir di Dubai.

Karakter Nussa digambarkan sebagai seorang anak laki-laki yang berpakaian gamis lengkap dengan kopiah putihnya.

Faktanya, karakter Nussa diciptakan sebagai tokoh penyandang disabilitas. Hal tersebut, tampak pada kaki kiri Nussa yang menggunakan sebuah kaki palsu.

Sedangkan untuk karakter Rara, digambarkan sebagai adik Nussa yang berusia 5 tahun dengan menggunakan gamis dan jilbab serta tampak sangat ceria.

Suara dari tokoh Rara ini, juga mengundang rasa gemas dari para penontonnya.

Melalui #nussabisa, animasi karya anak bangsa ini merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia.

Nussa dan Rara seolah hadir sebagai jawaban dari keresahan para orang tua akan minimnya tayangan edukasi untuk anak-anak.

Padatnya nilai-nilai keagamaan yang dibingkis dengan apiknya kualitas tayangan, tentunya membuat anak-anak tertarik untuk menontonnya.

Besar harapan agar animasi karya anak bangsa ini dapat berkembang serta konsisten menyajikan alur cerita yang mendidik untuk anak-anak Indonesia.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...