Niat Bunuh Tikus, Jebakan Listrik Justru Tewaskan Mertua

by -619 views

Rabu malam, 22 Juli 2020. Purwadi, memasang jebakan tikus di sawah milik mertuanya di Dukuh Gonggangan, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen.

Jebakan itu dialiri arus listrik. Rencananya untuk membunuh tikus yang akan menyerang tanaman padinya.

Usai memasang jebakan tikus itu, Purwadi pergi untuk menyaksikan pertandingan voli di Lapangan Gonggangan, Sragen. Dia menonton hingga Kamis dini hari.

Pukul 02.00 WIB, Purwadi tiba di rumah. Dia melihat pintu kamar mertuanya, Citro Dikromo (77), terbuka.

Akan tetapi, ia tidak menemukan Citro Dikromo di kamarnya.

Purwadi lalu mengajak tetangganya, Nugroho, mencari keberadaan mertuanya.

Selang satu jam melakukan pencarian, akhirnya Purwadi menemukan mertuanya sekitar pukul 03.00 WIB.

Kondisinya sudah tidak bernyawa. Tubuhnya tergeletak di pematang sawah dalam posisi tengkurap.

Telapak tangannya mengalami luka bakar. Diduga korban meninggal dunia tersengat jebakan tikus listrik, saat melihat sawahnya di malam hari.

“Kemungkinan peristiwa itu terjadi pada malam hari saat Pak Cipto menengok sawahnya.

Jebakan tikus itu memang biasa dipasang pada malam hari,” ujar tokoh masyarakat Desa Bendo, Jadi Mulyanto.

Jajaran Polsek Sukodono bersama tim Inafis Polres Sragen dan petugas medis Puskesmas Sukodono, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.00 WIB.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi menyimpulkan, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

Polisi menilai penyebab meninggalnya korban murni karena sengatan arus listrik pada jebakan tikus itu. Hal itu dibuktikan dengan adanya luka bakar di telapak tangan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau unsur pembunuhan. Setelah dievakuasi, korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suharno.

Sumber: bukamatanews.id

loading...
loading...