Nasib Polisi Kelebihan Berat Badan di Thailand, Dikirim ke Kamp ‘Penghancuran Perut Buncit’

by

Saat masih awal menjadi petugas polisi, tubuh mereka biasanya masih terlihat kekar dengan berat badan ideal serta perut rata.

Setelah bertahun-tahun bertugas, banyak polisi yang penampilannya berubah, perutnya buncit.

Di Thailand, rupanya hal itu menjadi perhatian serius kepolisian di sana.

Mengutip Odditycentral.com (14/3/2019), Kantor Kepolisian di seluruh Thailand baru-baru ini telah mengirim anggota mereka yang memiliki kelebihan berat badan ke Kamp ‘Penghancur perut buncit.’

Setelah program percontohan selama dua minggu berhasil, kantor polisi di Thailand telah mulai mengirim petugas mereka yang gemuk ke Pusat Pelatihan di kota Pak Chong.

Mereka akan mengikuti aktivitas fisik yang intens yang dirancang untuk menyesuaikan ukuran perut.

Setiap kantor polisi akan secara berkala mengirimkan dua hingga tiga polisi yang kelebihan berat badan ke pusat pelatihan itu.

Mereka akan mengikuti kegiatan seperti olahraga, mengendarai sepeda dan menerapkan diet sehat kaya protein untuk mengurangi berat badan sebanyak mungkin.

Program penghancuran perut buncit ini mulai menyita perhatian publik setelah foto-foto petugas polisi yang ambil bagian dari kegiatan itu viral.

“Ada banyak masalah jika Anda seorang polisi gemuk,” kata Senior Sgt. Mayor Sornpetch Chantarak, penegak diet dalam program itu.

“Anda bekerja lambat dan bergerak lambat. Itu tidak bisa diterima jika Anda seorang perwira yang ditugasi menangkap penjahat, karena Anda harus cekatan dan pergi dengan cepat.,” tambahnya.

Sekitar 200 petugas polisi Thailand telah ambil bagian dalam percontohan dan berhasil, mendorong pihak berwenang untuk menerapkan program ini tanpa batas waktu.

Menurut laporan lokal, polisi yang beratnya mencapai 200 kilogram berhasil menurunkan berat badan sebanyak 60 kilogram, sementara yang sedikit kelebihan berat badan (sekitar 80 kg) turun sebanyak 20 kg.

Polisi kelebihan berat badan di Thailan dikirim ke kam ‘Penghancuran Perut Buncit’

Dilihat dari foto-foto yang beredar, para petugas polisi yang dikirim ke kamp digunduli rambutnya dan harus bertelanjang agar perut mereka terpapar.

Mereka juga dilaporkan menyerahkan kartu ID individu di mana beratnya sebelum dan sesudah program dicatat untuk melacak perkembangannya.

Foto-foto yang diposting di halaman Facebook Love Police mendapat cukup banyak perhatian, dengan sebagian besar komentator memuji para petugas karena bekerja keras untuk mengurangi berat badan.

Wah kalau di Indoensia kira-kira bisa diterapkan tidak ya?

Sumber: suar.grid.id

Loading...
loading...
loading...