MUI Keluarkan Fatwa Ibadah Saat Wabah Corona, Perbolehkan Tak Laksanakan Sholat Jum’at

by -2,163 views

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait ibadah di tengah wabah Virus Corona.

Dalam fatwa tersebut, MUI memperbolehkan umat muslim untuk tak melaksanakan Salat Jumat.

Namun dengan catatan, sedang berada di kawasan dengan intensitas penularan Virus Corona yang tergolong tinggi.

Dikutip dari Kompas TV, jika tak melakukan salat Jumat, maka diperbolehkan untuk diganti dengan Salat Dzuhur.

Tak hanya salat Jumat, diperbolehkan pula untuk tak melakukan ibadah salat lima waktu berjamaah, salat tarawih, dan salat eid di masjid jika sedang dalam kondisi tersebut.

Dijelaskan dalam fatwa tersebut, salat jumat tak boleh dilakukan di tempat yang penyebaran Virus Corona tak terkendali serta mengancam jiwa.

Namun, jika berada di kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pihak berwenang maka tetap wajib menjalankan ibadah sebagaimana biasa.

MUI juga mengimbau, agar semua masyarakat tidak melakukan kontak fisik dan membawa sajadah sendiri dan sering membasuh tangan dengan sabun.

“Bagi orang yang telah terpapar virus Corona, haram baginya melakukan aktivitas ibadah sunnah yang membuka peluang terjadinya penularan, seperti jamaah Salat lima waktu atau rawatib, Salat Tarawih dan Ied di Masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan tabligh akbar,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Asrorun Niam Sholeh di Gedung MUI Pusat, Senin (16/3/2020).

Jika penyebaran Virus Corona sudah terkendali, maka Salat Jumat harus kembali dilakukan.

MUI mengimbau untuk menghindari tindakan yang menimbulkan kepanikan dan/atau menyebabkan kerugian publik seperti memborong dan menimbun bahan kebutuhan pokok serta menimbun masker hukumnya haram.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...