Miris, Kakek 60 Tahun Dibuang Keluarga Karena Stroke di Pinggiran Jalan

by -1,347 views

Roki Siahaan, kakek berusia 60 tahun, ditemukan dalam kondisi lemah di kawasan Jalan Turi, tepatnya di sekitar Kampus Universitas Islam Sumatera Utara, Kota Medan.

Warga Gang Gelatik, Pasar 9 Tembung itu ditemukan dalam kondisi terserang stroke.

Atas arahan Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto, sang kakek dievakuasi oleh relawan dari organisasi kemanusiaan, bersama personel kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Sabtu (26/10) malam akhir pekan lalu.

“Informasi yang kami terima, kakek itu dibawa dua orang dari rumahnya, kemudian diturunkan dan ditinggalkan begitu saja di Jalan Turi,” kata Lika dari Relawan Respek Peduli yang membantu kakek itu, seperti diberitakan Kabarmedan.com–jaringan Suara.com (media partner Jambiseru.com), Senin (28/10/2019).

Saat ditemukan, kakek malang itu tergeletak beralaskan kardus di salah satu bangunan di pinggir jalan.

Meski dalam keadaan sadar, ia tak mampu bergerak.

“Kakek itu tidak pikun. Kejadiannya pada 25 Oktober 2019 malam. Kakek tersebut juga ingat alamat rumahnya, nama istri dan anaknya,” ungkapnya.

Sebelum menderita stroke, Roki diketahui bekerja sebagai sopir angkutan umum.

“Kondisi kakek Roki sempat pucat dan badannya dingin. Saat dipanggil-panggil kurang mendengar,” bebernya.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, pertolongan yang diberikan kepada sang kakek merupakan bentuk bakti kesehatan dan bakti sosial kepolisian dalam melayani masyarakat.

“Kepolisian merupakan perpanjangan tangan pemerintah. Negara harus hadir untuk masyarakat yang butuh pertolongan,” jelasnya.

Dirinya berharap, hal ini dapat bermanfaat dan dirasakan masyarakat.

“Memang belum banyak yang kami kerjakan. Namun apa yang kami lakukan bisa dirasakan masyarakat. Selama kita hidup kita harus berikan kebaikan,” kata dia.

Sumber: jambiseru.com

loading...
loading...