Merasa Salah Pilih Saat Pemilu, Pria Ini Potong Jarinya yang Bertinta Dengan Golok

by

Pawan Kumar (25), memotong jari telunjuknya setelah memberikan suara kepada kandidat yang salah dalam pemilihan nasional.

Warga Uttar Pradesh, India itu memotong jarinya yang bertinta dengan menggunakan pisang pemotong daging.

Kumar disebutkan memotong jarinya sebagai hukuman atas dirinya sendiri karena memilih kandidat yang salah.

Kumar mengaku bahwa ia ingin memberikan suaranya untuk kandidat SP-BSP-RLD Yogesh Sharma.

Namun saat pemilihan dia bingung dengan simbol-simbol partai, hingga akhirnya memilih Partai Bahujan Samaj (BSP) yang berkuasa.

“Saya ingin memilih gajah, tetapi saya memilih bunga itu secara tidak sengaja. Saya pulang dan memotong jariku dengan golok,” ujar Kumar dikutip dari AFP, Selasa (23/4/2019).

Teratai adalah simbol Partai Bharatiya Janata, sementara gajah mewakili persekutuan politik melawan partai Narendra Modi di Uttar Pradesh.

Meskipun suara diberikan secara elektronik di tempat pemungutan suara di seluruh India, jari telunjuk setiap pemilih ditandai dengan tinta, untuk memastikan mereka tidak memilih lagi.

Saudara laki-laki Kumar, Kailash Chandra, mengatakan kepada AFP bahwa sebenarnya Kumar sangat berantusias pada pemilihan yang baru pertama diikutinya tersebut.

“Dia sangat senang bahwa dia memberikan suara untuk pertama kalinya,” kata Chandra.

Karena merasa gundah akan kesalahannya, kumar pun memutuskan untuk menyingkirkan jarinya yang berbalut tinta menggunakan golok.

“Tapi begitu dia menyadari kesalahannya, dia sangat bingung sehingga dia memotong jarinya yang bertinta. Setiap kali dia melihat jarinya yang bertanda tinta, dia merasa marah.” imbuh Chandra.

Kisah Kumar memotong jarinya karena merasa salah memilih itu pun viral di India.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...