Mau Dapat Bansos Modal Usaha Rp3,5 Juta? Cek Disini

by -16,018 views

Selama pandemi Covid-19, pemerintah banyak mengeluarkan bantuan dana sosial kepada masyarakat sebagai jaring pengaman (safety net).

Salah satunya, Kementerian Sosial (Kemensos) yang memberikan bantuan kewirausahaan senilai Rp3,5 juta.

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara mengatakan tujuan pemberian bansos ini agar penerima bantuan atau pelaku UMKM nantinya bisa mandiri.

Selain diberikan untuk mengatasi dampak pandemi, bansos UMKM juga merupakan program reguler Kemensos RI, yaitu KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH (Program Keluarga Harapan).

“Pada prinsipnya, bantuan untuk usaha kecil itu kan sudah ditangani kementerian tersendiri ya. Bantuan program kewirausahaan Kementerian Sosial menyasar target yang spesifik, yakni para KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha,” ungkapnya seperti dikutip Bisnis, Selasa (2/12/2020).

Bantuan kewirausahaan sosial diberikan kepada 10.000 KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha mikro terdampak pandemi Covid-19.

Program ini diberi nama Bantuan Sosial Insentif Modal Usaha (BSIMU) yang dibagikan masing-masing Rp500.000.

Melalui penerima BSUMU, pemerintah kemudian akan memilih masyarakat yang akan mendapatkan dana bantuan Rp3,5 juta yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kemensos menyebutkan beberapa syarat untuk bisa masuk dalam DTKS, yaitu masyarakat (fakir miskin) mendaftarkan diri ke Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.

Data ini kemudian akan dimusyawarahkan oleh pihak berwenang.

Lantas, bagaimana cara mendapat bansos KPM PKH Graduasi?

  1. Pelaku usaha harus terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Insentif Modal Usaha.
  2. Penerima bantuan akan diseleksi dan akan menerima pendampingan dan bantuan sosial insentif modal usaha sebesar Rp3,5 juta per KPM untuk lebih mengembangkan usahanya.

Kemensos menyeleksi KPM PKH Graduasi yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin namun graduasi kerena beberapa komponennya tidak memenuhi.

Juliardi menjelaskan bahwa rintisan usaha yang dikelola KPM PKH Graduasi ini adalah usaha ultra mikro.

Mensos mengungkapkan bahwa akan menggunakan data yang sudah ada untuk melakukan seleksi serta fokus pada penguatan KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha mikro.

“Jadi kami tidak mencari-cari data baru. Kami fokus pada penguatan KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha mikro,” jelasnya.

Selain itu, Kemensos juga akan memberikan pendampingan dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang akan membantu melatih penerima KPM PKH Graduasi.

Selain menerima pelatihan, Kemensos menghubungkan KPM PKH Graduasi dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Saat ini telah dimulai dengan penyaluran KUR oleh BNI. Secara berlanjut program KUR juga dilaksanakan BRI, Bank Mandiri, dan BTN,” ungkap Mensos.

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk dalam penerima bantuan ini, Anda bisa mencari tahu melalui website dtks.kemensos.go.id di bagian cek bansos.

Sumber: bisnis.com

loading...
loading...

No More Posts Available.

No more pages to load.