Mat Solar Menderita Stroke, 4 Makanan yang Sering Dikonsumsi Ini Bisa Jadi Pemicunya

by

Apakah masih ingat dengan sitkom legendaris Bajaj Bajuri? Sitkom yang diperankan oleh Nasrullah atau yang akrab disapa Mat Solar ini sempat begitu popular di masanya.

Mat Solar membintangi sitkom tersebut sebagai pemeran utama dengan perannya sebagai seorang supir Bajaj.

Pembawaannya yang apik dan lucu membuat komedian ini jadi banyak dikenal. Ia pun lalu banyak membintangi berbagai judul film dan sinetron lain.

Sinetron fenomenal lainnya yang dibintanginya adalah ‘Tukang Bubur Naik Haji.’

Sinetron ini bisa dibilang menjadi sinetron terakhirnya sebelum ia tiba-tiba menghilang dan tak lagi muncul di layar kaca.

Telah lama tak muncul di layar kaca, ternyata Mat Solar sedang berjuang melawan penyakit serius yang dideritanya.

Mat Solar kini tengah mengidap penyakit stroke yang membuat tangan dan kakinya tak dapat digerakkan. Ia pun terlihat selalu menggunakan kursi roda ke mana pun ia pergi.

Termasuk saat menghadiri wisuda putranya di Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada 15 September 2018 lalu.

Belajar dari penyakit yang diderita oleh Mat Solar dan perjuangannya untuk sembuh ini, ada baiknya kita untuk mencegah agar tak terjadi hal yang sama.

Hal itu bisa dimulai dengan menjaga makanan yang dikonsumsi.

Karena makanan bisa menjadi salah satu penyebab utama terjadinya penyakit stroke.

Dilansir dari webmd.com, berikut ini adalah makanan yang sering dikonsumsi manusia tetapi akan memicu penyakit stroke.

1. Makanan yang Mengandung Gula
Sudah jadi rahasia umum bila makanan yang mengandung gula memiliki risiko stroke yang cukup tinggi.

Tetapi sayangnya, masyarakat Indonesia cenderung memilih makanan dengan cita rasa yang manis sebagai salah satu pilihannya.

Sayangnya, hampir seluruh penelitian tentang stroke membuktikan jika makanan yang memiliki kadar gula tidak boleh dikonsumsi terus-menerus.

Makanan manis akan merusak pembuluh darah dan jaringan yang bisa sebabkan diabetes, kerusakan saraf, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Daging Merah
Mengonsumsi daging sangat baik untuk tubuh. Tetapi perlu diperhatikan jika tidak semua daging baik dikonsumsi terlalu sering.

Daging merah merupakan daging yang kaya untuk protein, sehingga baik untuk pembentukan otot.

Namun daging merah memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi yang dapat meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung dan stroke.

Lemak dalam daging merah tersebut berpotensi menyumbat pembuluh darah sehingga alirannya tak lancar dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Daging merah baik dikonsumsi, jika dalam jumlah yang baik pula. Yang termasuk daging merah antara lain daging sapi dan daging kambing atau domba.

3. Gorengan
Indonesia sudah familiar dengan makanan nikmat yang satu ini. Apalagi jika disajikan dengan cabai rawit, pasti lebih nikmat.

Sayangnya mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak akan menimbulkan kolesterol pemicu strok yang cukup tinggi.

Ini karena minyak yang digunakan untuk menggoreng gorengan mengandung lemak trans yang cukup tinggi.

Lemak trans tersebut akan memicu risiko penyakit stroke lebih tinggi.

4. Makanan Cepat Saji dan Kaleng
Di situasi terdesak, seseorang lebih memilih makanan yang cepat saji, atau bahkan makanan kaleng yang mengolahnya lebih praktis.

Tetapi mengonsumsi makanan siap saji terlalu sering akan membuat tubuh lama kelamaan akan teracuni dengan kandungan berbahaya lainnya.

Makanan kaleng dan cepat saji memiliki kandungan MSG yang cukup tinggi yang dapat merusak tubuh seseorang.

Selain itu, makanan siap saji atau kaleng khususnya, pasti memiliki zat pengawet yang tinggi. Zat itu merupakan pemicu utama terkena stroke.

Sumber: nakita.grid.id

Loading...
loading...
loading...