Masjid Kembali Dibuka, Haji dan Umroh Belum Diijinkan

by -1,982 views

Masjid di Arab Saudi kembali dibuka pertama kalinya untuk jamaah, pada Minggu (31/5/2020) waktu setempat,

setelah sekitar dua bulan melakukan pembatasan, untuk menekan laju penularan COVID-19.

“Senang rasanya menikmati   kasih sayang  Tuhan dan sekali lagi kami dapat memanggil jamaah beribadah ke masjid daripada di rumah,” kata Abdulmajeed Al Mohaisen muazin Masjid Al Rajhi. Masjid itu merupakan salah satu yang terbesar di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Jamaah kembali mendatangi masjid untuk shalat subuh dengan mematuhi aturan kesehatan ketat seperti memakai masker,

membawa sajadah sendiri, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak setidaknya sampai dua meter dari orang lain.

Mengutio Antara orang lanjut usia, anak-anak berusia di bawah 15 tahun, dan mereka dengan penyakit parah tidak diizinkan shalat di masjid.

Para jamaah juga diwajibkan berwudu dari rumah.

”Mata saya berkaca-kaca saat kembali menginjakkan kaki di masjid dan saya mendengar azan.

Terima kasih Tuhan atas berkah ini, kami dapat kembali beribadah di masjid,” kata seorang warga Suriah yang tinggal di Riyadh, Maamoun Bashir.

Otoritas di Arab Saudi pada awal bulan ini mengatakan aturan pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap sampai berakhir seluruhnya pada 21 Juni.

Namun, kebijakan itu tidak berlaku di kota suci Mekkah.

Ibadah haji dan umrah, yang menarik kunjungan jutaan umat Islam dari seluruh dunia, juga masih diberhentikan.

Arab Saudi, negara dengan 30 juta penduduk, mencatat lebih dari 83.000 orang positif tertular COVID-19 dan 480 di antaranya meninggal akibat penyakit itu.

Korban jiwa akibat COVID-19 di Arab Saudi jadi yang tertinggi apabila dibandingkan dengan negara teluk lainnya.

Sumber: suarasurabaya.net

loading...
loading...