Lora Fadil Bicara Soal Gaji dan Poligami

by -8,669 views

Pelantikan anggota DPR RI menjadi sorotan.

Salah satu anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Achmad Fadil Muzakki Syah (Lora Fadil), memboyong ketiga istrinya ke Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Saat dihubungi detikcom, Rabu (2/10/2019), ia tak segan membagi cerita soal pernikahan dengan ketiga istrinya itu. Fadil mengatakan ketiga istrinya saling hidup rukun dan harmonis.

Melihat keharmonisan Fadil, berapa kira-kira gaji yang dibutuhkan untuk menghidupi tiga orang istri? Ulasan lengkap di halaman berikutnya.

Menurut Lora Fadil, gaji berapapun bisa menghidupi tiga orang istri.

Dengan kata lain, istri yang dinikahi harus sesuai dengan gaji yang dimiliki.

“Umpamanya punya gaji hanya Rp 5 juta per bulan, ya jangan kita cari istri yang kehidupannya biasa mewah, sesuaikan saja,” ungkapnya.

Ia menegaskan yang terpenting dari poligami adalah harus berlaku adil dan saling terbuka.

Fadil tidak keberatan dengan memiliki tiga orang istri. Menurutnya, itu tidak melecehkan perempuan.

“Dibanding perempuan nikah terus diam-diam itu kan namanya melecehkan perempuan. Daripada kita ‘jajan’ di luar atau kita ‘beli’ kan mending nikah. Karena dengan nikah saya yakin rezeki itu akan datang dengan sendirinya,” katanya.

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem itu mengaku memberikan uang saku kepada masing-masing istrinya Rp 2 juta per bulan secara merata.

Uang tersebut belum termasuk uang beli kosmetik, hingga uang makan.

“Awal kita bertiga dulu Rp 1 juta. Sekarang sudah dua tahun yang lalu saya kasih Rp 2 jutaan. Itu yang dipegang ya, beda lagi kalau dia mau beli baju, kosmetik, makan itu beda,” tutur Fadil.

Menurutnya, memperlakukan ketiga istri dengan adil bukan berarti memberikan kebutuhan istrinya dengan porsi yang sama.

Ia mengaku masing-masing istri memiliki perbedaan mulai dari produk kosmetik, merek baju yang dipakai, hingga makanan kesukaan.

Sehingga, uang yang harus Fadil keluarkan untuk ketiga istrinya berbeda.

“Antara baju satu sama baju yang lain kan beda. Belum tentu semuanya cocok sama merek baju yang sama. Yang satu nunjuk ini, yang satu nunjuk itu. Makan pun begitu, kadang ada yang mau sop buntut, ada yang mau satai, itu kan harganya nggak sama,” tutupnya.

Sumber: detik.com

loading...
loading...