Layang-layang Buatan Rakyat Palestina Sangat Ditakuti Israel

by -1,879 views

Setidaknya 120 orang Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel selama demonstrasi massa di sepanjang perbatasan Gaza sejak 30 Maret.

Kini warga Palestina kemudian menerbangkan layang-layang yang segera menjadi senjata efektif penyebab teror. Layang-layang ini merupakan teknologi sederhana yang diciptakan secara spontan.

Shadi, salah satu dari lima remaja Palestina yang membuat layang-layang dengan mengenakan topeng Vendetta berkata:

“Kami tidak pernah berpikir hasilnya akan sebaik itu, ide dan alatnya begitu sederhana namun mampu membuat kerusakan.”

Dia menjelaskan bahwa layang-layang dibuat dari plastik transparan agar tidak terdeteksi oleh radar atau penglihatan di langit.

Kemudian layang-layang dilengkapi dengan ujung gulungan kain yang dicelupkan ke dalam solar dan minyak pelumas yang menyala.

Warga Palestina bersiap untuk menerbangkan layang-layang

Ia akan segera membakar lahan Israel ketika mendarat. Memang tidak ada yang terluka oleh kebakaran yang disebabkan layang-layang api ini.

Namun kerusakannya mampu membakar 910 hektar ladang dan cagar alam Israel.

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan mengatakan bahwa Israel harus kerahkan penembak jitu untuk merampungkan perkara layang-layang itu.

Kebakaran lahan yang ditimbulkan

“Saya mengharapkan IDF (tentara Israel) untuk menangani selebaran layang-layang ini persis seperti mereka menghadapi teroris,” ungkapnya.

Layang-layang plastik sederhana yang kini menjadi bagian perjuangan Palestina ini telah menjadi bagian dari perjuangan warga.

Bahkan, Israel telah memasang drone pengintai untuk merobek serangan layang-layang.

Drone itu dilengkapi dengan pancing atau bilah yang diharap apat merobek atau memotong senar layang-layang di udara.

Namun Gilad Erdan mengakui keterbatasan langkah-langkah tersebut, mengatakan:

“Kami mungkin akan berakhir harus menembak selebaran layang-layang juga.”

Jason Greenblatt, utusan Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah berpendapat bahwa serangan layang-layang menimbulkan ancaman serius bagi Komunitas Israel.

Peningkatan dalam pembakaran pun juga terjadi menjelang protes hari Jumat kemarin (8/6/2018).

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...