Kisah Perempuan Gila Yang Masuk Surga

by

Siapapun orangnya pasti ingin bertemu dengan jodohnya. Jodoh yang diberikan Tuhan dari hati, dekat sekali. Kalau ingin jodoh yang baik, baik dululah kita dan begitu juga sebaliknya. Coba kita teliti kisah Pemuda yang menemukan jodohnya melalui mimpi ini.

Ibrahim bin Adham bermunajat pada Tuhannya,” ya Allah tunjukkan kepadaku teman dekatku di dunia dan karibku di Akhirat!” dalam tidurnya ia bermimpi seolah-olah di perintahkan agar pergi ke Basroh untuk mencari wanita yang bernama Salamah as-Sauda.

Ibrahimpun pergi ke Basroh dan menanyakan kepada sebagian orang tentang wanita dalam mimpinya, ”Apakah disini ada seorang wanita yang berilmu dan zuhud bernama salamah as-Sauda?”

”Tidak ada” oang itu menjawab

”Apakah disini ada seorang  wanita bernama salamah as-Sauda?”  Ibrahim bertanya lagi kepada orang lain

”Ya, wanita yang kau maksud itu adalah wanita yang idiot dan gila, ia biasa mengembala kambing” Orang itu menjawab

”Dimana aku bias menemukannya?” Ibrahim bertanya lagi

”Keluarlah ke pintu gerbang negeri ini, mudah-mudahan kau akan menemukannya.” orang itu menjawab

Akhirnya Ibrahim dapat menemukannya. Tampak wanita yang dicari berdiri di pintu gerbang negeri itu sedang bermunajat kepada Allah. Sementara, di bawah bukit terdapat kawanan kambing yang berkumpul dengan seekor srigala.

Ibrahim mendekati wanita itu seraya mengucap salam,”Assalamualaikum ya Salama As-Sauda.”

Dengan hati heran wanita itupun menjawab, ”Walaikumsalam ya Ibrahim.”

Mendengar namanya disebut, Ibrahim menjadi terheran pula. “Wahai sauda, dimana kau tahu namaku?”

Salamah tidak menjawab, tapi ia justeru balik bertanya,”Siapa pula yang member tahu padamu bahwa di surga nanti kau akan menjadi suamiku?” Ibrahimpun menjelaskan tentang mimpinya.

Sesekali kemudian, Ibrahim bertanya,”Aku melihat keanehan yang luar biasa. Betapa kambing-kambingmu disana bisa berkumpul dengan seekor srigala dengan damai?”

Salamah menjawab,”Wahai Ibrahim, aku memperbaiki hubungan antara diriku dan Tuhanku, sehingga Allah mendamaikan hubungan antara serigala dan domba-domba itu.”

Ibrahim mencoba melangkah lebih dekat. tapi Salamh mencegahnya,”Menjauhlah dariku. Waktu kebersamaan kita adalah besok di surga. Bukan untuk sekarang.” Ibrahim berkata,”Berilah aku nasehat.”

Salamah berpaling dari Ibrahim seraya member nasehat, sungguh berdusta jika seseorang mengaku menyintaiku, namun ketika malam tiba, ia tertidur dariku.” Maka Ibrahim bin Adham pun mengerti bahwa sebenarnya Salamah menyuruhnya agar selalu mengerjakan Solat malam. (Mukhtashar Raunaqil Majalis:63)

Sumber: congkop.com

Loading...
loading...
loading...