Kisah Haru Ayah Sakit Ingin Lihat Anak Nikah, Diantar Ambulans ke Lokasi, Hajatannya Penuh Tangisan

by -1,402 views

Ramai kisah haru seorang ayah yang sedang sakit tengah diantar menggunakan ambulans.

Kisah haru itu diceritakan dalam sebuah cuitan di media sosial Twitter dan kini menjadi viral.

Cuitan itu menyebutkan jika ayah berjuang ingin lihat anak nikah.

Ayah yang sakit itu diantar ambulans saat detik-detik anaknya yang baru akan mengucap Ijab Kabul.

Pada akhirnya, sang anak memberikan pesan dan kesannya terhadap perjuangan sang ayah.

Acara hajatan itu berakhir haru, para hadirin diketahui banyak yang menangis.

Berikut cerita selengkapnya.

Dikutip dari Tribun Style (Grup TribunJatim.com), cerita bermula dari cuitan seorang netizen.

Akun bernama @powchinki membagikan foto-foto mengharukan hajatan pada Selasa 25 Februari 2020.

Akun yang menyebut dirinya ‘Paman Gober’ itu mengunggah cerita pernikahan pasangan asal Sukabumi, Jawa Barat.

Paman Gober mengunggah sejumlah foto pernikahan sejoli muda. Namun ada yang sedikit berbeda dari foto-foto itu.

Bukan senyum kebahagiaan, kedua pengantin justru terekam sedang menangis.

Ada dua orang mempelai yang siap dengan busananya berwarna putih berdiri di samping sebuah ranjang jalan rumah sakit.

Kedua mempelai memegang tubuh seorang pria yang terbaring di atasnya.

Cerita di balik foto-foto itupun akhirnya terungkap. Pria yang terbaring di kasur itu ternyata adalah ayah dari mempelai pria.

Akhirnya, pengantin wanita dalam akunnya bernama ‘Dian’ bercerita ulang di media sosial tentang kisah sebenarnya dari foto-foto itu.

Diceritakan ternyata, pria yang adalah mertua Dian itu sakit semalam sebelum akad nikah akan dilakukan.

Sang ayah dibawa ke RS Asifa Sukabumi dan dirawat inap karena sakitnya parah.

Setelah acara akad nikah akhirnya berlangsung keesokan harinya, semua orang tak menyangka yang terjadi.

Rupanya, sang ayah mertua tidak mau ketinggalan kesempatan untuk melihat anaknya menikah. Akhirnya, ia nekat datang diantar sebuah mobil ambulans.

Kejadian begitu cepat, detik-detik sebelum Ijab Kabul dilakukan, ambulans itu datang dan untungnya datang tepat waktu.

Pada akhirnya, sang menantu mengungkapkan isi hatinya yang haru dengan perjuangan sang ayah mertua.

Selama akad nikah dilakukan, hadirin yang datang disebut terharu, hingga acara pernikahan penuh dengan tangisan.

Dian dalam tulisan itu juga mengucapkan pesan harunya yang mengundang perhatian netizen.

Alhasil postingan yang diunggah Twitter @powchinki itu lantas viral.

Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu sudah disukai 30 ribu kali. Cerita tersebut juga diretweet sebanyak 13 ribu kali.

Pesan haru Dian sang menantu kepada ayah mertuanya itu dibagikan akun @powchinki lewat foto tulisan berikut:

“Banjir air mata inilah sosok ayah yang sesungguhnya. Awalnya malam minggu bapak mertua aku udah nyobain jas buat ngabesan besok.

Nggak lama kemudian tiba-tiba sakit, terus dibawa ke RS Asifa Sukabumi. Nyampe RS katanya harus dirawat karena sakitnya parah.

Nah di situ semuanya pada nangis dari malam sampai pagi gak bisa tidur karena mikirin besok gimana nggak ada bapak.

Padahal bapak tuh udah semangat banget, besoknya mau nikahi anak pertamanya sama aku..

Keesokan harinya, si besan udah pada datang semua tanpa bapak, pas disambut aja pada banjir air mata karena inget terus sama bapak yang sakit di rs.

Nah udah gitu tiba-tiba pas udah mau mulai akadnya, ada ambulan semuanya kaget, pas diturunin sama dokternya dari mobil ternyata itu bapak.

Padahal nggak ada yang tau bahwa bapak mau datang ke sini.

Di situ semua yang lihat pun nggak ada yang nggak nangis liat pengorbanan sang ayah sebegitu hebatnya.

Sesakit apapun tapi tetap berjuang untuk melihat anaknya nikah.

Cepet sembuh pak,” cerita Dian, seperti dikutip TribunJatim.com dari Twitter via Tribun Style.

Berbagai komentar memenuhi kolom postingan.

“hal ini yg bikin gue takut lately. Takut pas gue nikah nanti ortu udah ngga ada. Karena yah…. umur, rezeki, dan jodoh ga ada yang tau. Tetep berharap ortu masih ada di hari dimana gue bukan tanggung jawab mereka lagi. Itu ajah ga muluk-muluk.”

“ayahku udah gaada, ga kebayang sesedih apa nanti klo aku nikah, karna emg momen pernikahan menurutku hal paling penting, bahagia, pun sedih bagi seorang anak perempuan dan ayahnya.”

“Bahagiain anaknya ya, bahagiain orang tua juga. Pdhl bukan kamu yang punya cerita, tapi pengen ngomong gini aja.”

“Keinget bestie aku, dah ngurus segala macem, tepat pas hari H nikahan, dapet kabar ayahnya gaada. Akhirnya resepsi nikahnya dibatalin, dia cuma akad doang, trus lgsg ke jkt ke pemakaman ayahnya. Dan resepsinya diundur sebulanan kemudian. Ga tega.”

“Ya Allah sebagai orang yg memiliki orang tua yg punya riwayat sakit parah dan 3x seminggu cuci darah, Aku takut nanti kaya gini..
Kasih sehat ayah aku seterusnya ya Allah..Buat bapaknya semoga cepet sembuh..”

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...