Kesaksian Korban Selamat Longsor Gunung Kapur di Jember

by

Satu orang tertimbun longsor gunung kapur di Jember. Sementara dua orang mengalami luka dan patah tulang saat longsor terjadi di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

Salah seorang korban luka, Ucok alias Ahmed (25) mengaku bersyukur dirinya berhasil lolos dari maut. Meski kondisinya mengalami patah di lengan kiri.

“Waktu kejadian itu, kita sedang persiapan bersih-bersih lokasi penambangan,” kata Ucok saat dikonfirmasi, Senin (25/3/2019).

Saat itu, Ucok bersama beberapa pekerja tambang ada di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. “Waktu itu sedang duduk-duduk, belum mulai kerja,” kenangnya.

Tak lama kemudian, ada tanda- tanda tebing gunung kapur akan longsor. Namun saat itu Ucok masih tidak begitu menghiraukan.

“Saya sudah merasa jika akan ada longsor. Hanya tidak menyangka jika longsoran tanah bisa sebesar itu,” ungkapnya.

“Tanda-tanda longsor memang sudah ada. Kita sempat menyingkir sedikit, agak menjauh dari lokasi,” terang pria asal Medan itu.

Bahkan saat longsor, Ucok awalnya tidak merasa panik. Pemuda itu baru menyadari longsoran sangat besar saat tebing gunung di bagian atas juga berjatuhan.

“Saat itulah saya langsung lari. Tapi agak terlambat sehingga sempat terkena batu agak besar. Kena tangan sehingga sampai ada tulang yang patah,” katanya.

Namun dia tetap berusaha lari. Pria yang tinggal di Desa Grenden, Kecamatan Puger, ini pun akhirnya lolos dari maut.

“Ya bersyukur berhasil selamat. Saya nggak menyangka kalau longsornya bisa sebesar itu,” pungkas Ucok.

Pagi tadi sekitar pukul 07.45 WIB, gunung kapur yang bersebelahan dengan dengan pabrik semen Puger longsor.

Sebelum longsor dan menimbun satu penambang, warga mendengar suara gemuruh. Warga pun sempat mengabadikan detik-detik sebelum longsor itu terjadi.

Selain menimbun satu warga bernama Sucipto, warga Desa Loh Jejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dua penambang juga mengalami luka.

Mereka dibawa ke rumah sakit atas nama Ucok (28) warga Palembang, tinggal di Perumahan Kecamatan Puger, dan Hasan (30) warga Desa Kasiyan, Kecamatan Puger.

Sumber: detik.com

Loading...
loading...
loading...