Kepalanya Masih Dicari Polisi, Mayat Guru Dalam Koper Sudah Dimakamkan Pihak Keluarga

by

Budi Hartanto (28) warga Jl Tamansari, Kota Kediri ditemukan tewas dalam koper dengan kondisi termutilasi di Blitar akhirnya dimakamkan.

Jenazah Budi dimakamkan oleh pihak keluarga di Pemakaman Umum Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Kamis (4/4/2019) dini hari.

Guru honorer tersebut dimakamkan pihak keluarga dalam kondisi tanpa kepala.

Pasalnya kepala korban hingga kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Dikutip dari Surya, Nasuha, paman korban menuturkan bahwa mayat tanpa kepala tersebut teridentifikasi sebagai ponakannya setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari.

“Jenazahnya dikenali dari sidik jarinya. Kami belum tahu kapan jenazahnya dipulangkan,” jelasnya.

Budi yang merupakan seorang guru honorer diketahui pihak keluarga meninggalkan rumah selepas Magrib, Selasa (2/4/2019).

Tujuan korban saat itu dilaporkan menuju warung kopinya di kawasan GOR Jayabaya atau Gedung Nasional Indonesia (GNI).

“Korban keluar naik sepeda motor, sampai sekarang sepeda motornya masih belum ditemukan,” jelas Nasuha.

Nasuha juga menuturkan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan seorang rekannya melalui WhatsApp (WA), Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 22.55 WIB.

“Itu kontak terakhir korban dengan rekannya yang juga guru,” ungkap Nasuha.

Namun setelah kontak terakhir, HP (ponsel) milik korban sudah tidak bisa dihubungi lagi sampai sekarang.

Terkait mayat korban ditemukan di Blitar, Nasuha mengaku tak memiliki kerabat yang tinggal di Blitar.

Namun Nasuha mengaku mengetahui bahwa korban memiliki rekan yang berasal dari Blitar.

Saat ini pihak keluarga telah berada di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar untuk mengecek kondisi mayat korban.

Sementara itu pihak kepolisian hingga kini masih mencari kepala korban yang masih belum ditemukan.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...